Career and Study

Akuntansi (bag.3)
Bagian Sulit & Asik dari Akuntansi?

shutterstock_235803961

Dari pengamatan ketua jurusan Akuntansi Univeristas Katolik Widya Mandala, Surabaya, Ariston Oki Apriyanta Esa SE, MA., CPA., CA, kebanyakan mahasiswa umumnya merasa kesulitan di mata kuliah Akuntansi Biaya dan Akuntansi Keuangan Lanjutan. Kedua materi ini dianggap sulit karena mahasiswa cenderung menghafal, bukannya memahami logikanya.

Padahal akuntansi membekali mahasiswa kemampuan mengurai keruwetan sebuah sistem dalam organisasi atau perusahaan. Pemahaman tentang sistem informasi keuangan dan keahlian di bidang audit jadi modal utama yang tidak dimiliki bidang studi lain. Mereka yang menguasai ilmu ini bisa menduduki posisi yang menentukan di mana saja.

Pada akuntansi Keuangan Lanjutan, yang sulit adalah beragam kasus yang bahkan dalam praktik pun tidak banyak dialami perusahaan. “Dalam teori akuntansi kita diajak menelaah filosofinya, dan itu yang sulit”, lanjut dosen yang juga praktisi akuntan publik ini.

Akuntansi Pemerintahan

Karena banyaknya kasus korupsi di pemerintahan , standar Akuntansi Pemerintahan lebih condong ke American Style. Sistem ini (Acrual Basis) lebih sulit dimanipulasi dibandingkan dengan system yang lama (Cash Basis). Namun spesialisasi ini belum diajarkan disemua perguruan tinggi. Kebanyakan pembidangan ini diberikan ditingkat magister (S2). Institusi yang mengajarkan Akuntansi Pemerintahan di tingkat S1 adalah Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN)

Di tiap universitas, bidang yang paling disukai bisa berlainan. Di UWM misalnya, yang popular adalah bidang Audit (Public Accounting) dan Pajak. Meskipun belum lulus, banyak mahasiswa dengan peminatan ini sudah dipesan perusahaan. Sementara itu di Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta, bidang Internal Audit lebih popular di kalangan mahasiswa.

Gelar Profesi

Selain gelar S1, yakni Sarjana Ekonomi (SE), dulu lulusan Akuntansi otomatis mendapat gelar profesi Ak. Gelar ini menunjukan bahwa pemiliknya mempunyai keahlian akuntansi yang di akui di dunia profesi. Tapi saat ini untuk mendapatkan gelar itu tidak gratis lagi. Untuk mendapatkannya mahasiswa harus menempuh pendidikan profesi selama 2 semester dan diiuji. Gelar profesi ini disebut CA (Chartered Accountant), yang tercatat di Departemen Keuangan dan diakui sebagai professional akuntan.

Memang kebanyakan mahasiswa tidak menempuh uji sertifikasi, dan langsung bekerja setelah lulus S1. Tapi dengan gelar profesi seseorang bisa memenangkan persaingan ketat di dunia kerja, termasuk dalam menghadapi serbuan tenaga kerja asing di era MEA. Sebagai catatan tambahan, Indonesia masih sangat kekurangan sarjana akuntansi yang memiliki sertifikasi profesi ini.

Apa saja pilihan profesi lulusan Akuntansi? Baca aneka profesinya di bagian 4.

Sumber: Jurusanku Infoletter vol. 02, halaman 16-19
Ads 2-04

About the author

admin

admin

www.jurusanku.com adalah situs pendidikan yang misi utamanya adalah memberikan info seputar memilih jurusan di perguruan tinggi serta peta karir untuk berbagai bidang studi. Selain artikel dari pengelola, kami juga memuat materi dari sumber maupun penulis lain.

Add Comment

Click here to post a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*