Karir dan Studi

TEKNOLOGI PANGAN
Apa dan Kemana Arahnya?

shutterstock_243860209

Lulus dari Teknologi Pangan membuat makanan apa? Apa perlunya teknologi canggih??

Makanan seperti apa yang dibuat dengan bantuan pengetahuan ini? Banyak yang masih penasaran dengan jurusan yang satu ini. Dipahami, tidak banyak perguruan tinggi di Indonesia yang membuka jurusan ini.

Di luar negeri jurusan ini bernama Food Technology atau sering disebut Food Tech. Artikel ini akan memberikan gambaran singkat tentang Teknologi Pangan dan bagaimana prospek karirnya di masa depan.

Apakah Teknologi Pangan itu?

Teknologi pangan adalah aplikasi dari ilmu pangan untuk sortasi, pengawetan, pemrosesan, pengemasan, distribusi, hingga penggunaan bahan pangan yang aman dan bernutrisi. Dalam teknologi pangan, dipelajari sifat fisis, mikrobiologis, dan kimia dari bahan pangan dan proses yang mengolah bahan pangan tersebut. Spesialisasinya beragam, diantaranya pemrosesan, pengawetan, pengemasan, penyimpanan dan sebagainya. (wikipedia)

(stok rana)
(stok rana)

Latar belakang sejarah

Dulu sebelum jurusan ini ada, Nicolas Appert telah menemukan cara untuk memproses makanan dalam kaleng. Saat itu metode yang digunakan belum berlandaskan teknologi.

Di tahap selanjutnya muncul Louis Pasteur. Melalui risetnya untuk mencegah kerusakan fermentasi anggur akibat mikroba, ia mulai meletakkan dasar-dasar teknologi pangan.

Tek pangan - tangga menuju karier gemilang

Melalui penemuannya akan proses yang kemudian dinamai pasteurisasi, Pasteur berhasil membunuh mikroba pada susu melalui pemanasan tanpa banyak merubah sifat susu.

Sejak itu lahirlah beberapa macam metode pengolahan makanan yang semakin memperkaya teknologi pangan. Salah satunya antara lain pemadatan bahan makanan tertentu yang bisa diolah menjadi minuman hanya dengan diseduh seperti misalnya pada produk susu bubuk. Dengan demikian susu jadi mudah dikemas dan dikirim. Ini awal dari industri susu formula. Kini telah banyak sekali temuan yang menjadi lingkup studi jurusan ini.

(foto: stok rana)
(foto: stok rana)

Apa yang dipelajari?

Beberapa mata kuliah penting di jurusan ini antara lain:- Kimia dan Biokimia Pangan,

  • Rekayasa Proses Pangan,
  • Mikrobiologi dan Keamanan Pangan,
  • Pangan dan Gizi,
  • Manajemen Industri Pangan,
  • Pengemasan Pangan,
  • Pengeringan dan Pendinginan,
  • Teknologi Teh, Kopi dan Coklat,
  • Teknologi Minyak Atsiri, Rempah dan Obat,
  • Teknologi Fermentasi,
  • Boiteknologi Pangan,
  • Mikrobiologi Pangan dan Enzimonologi.
  • Manajemen Pangan Aman dan Halal,

dan masih banyak mata kuliah menarik lainnya.

KARIR

Setelah lulus food tech, ada dua jalur karir di pabrik, yakni Quality Assurance (bagian pengendalian mutu) dan Product Development (bagian Pengembangan Produk).

Pengendalian Mutu

Kebanyakan sarjana yang baru lulus diterima bekerja di bagian Pengendalian Mutu. Mereka bertugas memastikan apakah proses pengolahan makanan di pabrik berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.

(foto: stok rana)
(foto: stok rana)

 

Di pabrik yang membuat es krim misalnya, seorang staf pengawas mutu harus memastikan bahwa es krim yang dihasilkan telah melewati proses yang higienis dan dengan kandungan bahan makanan yang tidak merugikan. Pengawasan juga dilakukan sampai di tahap pengepakan, bahkan pengiriman produk.

Bagian ini biasanya membutuhkan cukup banyak lulusan Teknologi Pangan. Untuk satu jenis produk kadang-kadang diperlukan 15 orang pengawas mutu. Jadi kebanyakan sarjana jurusan ini memang mengawali karirnya di bagian ini.

Pengembangan Produk

Bidang lainnya adalah Product Development. Ini bagian yang lebih elit. Tidak mudah langsung diterima di bagian ini. Disamping perlu pengetahuan mumpuni, bidang ini menyangkut rahasia resep produk. Perusahaan selalu berhati-hati memilih orang yang tepat untuk bagian ini.

(stok rana)
(stok rana)

Karena posisinya yang sangat strategis, mereka sering berhubungan dengan para pemimpin puncak di perusahaan. Dengan demikian mereka berpeluang mendapat kenaikan tingkat lebih cepat dibandingkan para staf di QA. Posisi tertinggi yang bisa diraih staf di bagian ini adalah Chief Technical Officer, atau Direktur Teknik.

Karena tidak mudah masuk ke bagian ini dan posisinya yang penting, standard gajinya tentu lebih tinggi. Jumlah sarjana yang diterima di bagian ini biasanya lebih sedikit. Misalnya untuk 1 jenis produk hanya diperlukan 2 staf Pengembangan Produk saja. Kalau sebuah perusahaan memproduksi 10 macam produk, maka jumlah staf di bagian ini paling banter 20 rakyat.

PROSPEK Jangka Panjang

Para sarjana Food Tech, terlebih mereka di bagian pengawasan mutu, jarang terlihat oleh para pimpinan perusahaan. Yang sering bertemu dan berhubungan langsung dengan para pucuk pimpinan adalah staf di bagian Sales atau Marketing atau Finance. Orang Food Tech lebih sering ‘behind the scene alias berada di belakang layar. Ini tentu berkaitan dengan peluang karir untuk mendapatkan posisi lebih tinggi.

Menurut Indradi Sadhani, sarjana Food Technology lulusan Royal Melbourne Institute of Technology, Australia, ada kecenderungan bahwa pekerjaan yang ditangani para sarjana Food Tech ini sering kali bisa digantikan oleh lulusan Teknik Kimia. Memang, ini tergantung pada jenis produk dan kebijakan pimpinan. Baru belakangan ini di Australia lulusan Food Tech mulai banyak dicari karena ada beberapa hal, terutama yang menyangkut nutrisi, yang kurang dipahami lulusan Teknik Kimia.

Masih menurut Dadi, nama panggilan Indradi, belakangan sarjana Food Tech banyak berperan sebagai Project Manager, bukan mengembangkan produk. Alasannya, di banyak pabrik makanan, kebutuhan bahan makanan tertentu dipesan dari perusahaan lain dalam bentuk jadi.

Merebut peluang sektor pangan melalui akuakultur

Misalnya di pabrik udang tepung dalam kemasan, dari pada membuat tepung sendiri, pabrik memesan tepung dari perusahaan lain yang lebih handal soal ini karena memang spesialisasinya hanya membuat tepung. Jadi para sarjana Food Tech lebih banyak berperan dalam proses pemesanan seperti misalnya menentukan jenis bahan yang diperlukan, komposisi di dalamnya, kapan mesti diterima, dalam kondisi seperti apa, dan lain-lain.

Jurusan ini untuk siapa?

Kesimpulannya, bagi beberapa kalangan, jurusan ini tidak mencetak tenaga kerja yang cepat menuju pucuk pimpinan. Dengan kata lain, jurusan ini kurang cocok bagi mereka yang berambisi pada kedudukan di perusahaan.

Namun bagi mereka yang punya hasrat (gairah) kuat di bidang makanan, kesehatan, sains, dan biologi, dan ingin hidup dan bekerja dengan tenang dan “adem ayem”, tidak suka stress karena dikejar-kejar target, bidang ini bisa jadi pilihan yang menarik. Sekalipun demikian bukan lantas berarti ini pekerjaan yang mudah. Tanggung jawab profesinya tetap saja besar.

Bagi yang berminat menjadi pengusaha di bidang industri makanan, jurusan ini bisa memberi bekal cukup memadai. Tentu saja sikap dan etos kerja seorang pengusaha juga mesti dimiliki. Silakan baca artikel Teknologi Pangan – Tangga Menuju Karir Gemilang. Untuk informasi lebih dalam mengenai jurusan ini, silakan masuk ke infoletter.jurusanku.com. Pilih infoletter edisi Teknologi Pangan. Semoga bermanfaat.

Iklan 2-04

Tentang Penulis

Ina Liem

Ina Liem

Ina Liem sudah belasan tahun berkecimpung di dunia pendidikan, terutama pendidikan di luar negeri. Dia telah berkonsultasi, seminar, dan presentasi di hadapan puluhan ribu pelajar dan orang tua murid di banyak kota dan di beberapa negara tetangga. Selain menjadi Kontributor rubrik EDUKASI di KOMPAS KLASS, Ina adalah penulis (pengarang), pembicara (pembicara publik), dan Konsultan Career Direct Bersertifikat.

184 Komentar

Klik di sini untuk mengirim komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Bidang yang harus diisi ditandai *

*

  • :) Alhamdulillah saya lulus sebagai sarjana Food Technology salah satu universitas negeri di Indonesia, hmm.,..meskipun pekerjaan sekarang tidak terlalu nyambung dengan background saya, Alhamdulillah setidaknya bisa dikembangkan untuk wirausaha teknologi tepat guna kecil2an,,,,dengan substitusi dan deiversifikasi bahan tertentu pada resep olahancukup menjanjikan bidang ilmu ini,..bisa side job :)

  • saya siswi kelas 3 SMA. saya sedang bingung nih tentang memilih jurusan, dan saya tertarik dengan jurusan teknolgi pangan, salah satu alasannya karena suka memasak dan suka dengan makanan. butuh sarannya dong, menurut anda saya lebih baik masuk ke teknologi pangan atau agribisnis atau teknologi pangan? soalnya saya juga ingin buka restaurant atau perusahaan makanan.

    • Terima kasih atas kunjungannya di jurusanku.com. Jurusan Teknologi Pangan bukan untuk mereka yang suka makan atau memasak. Jurusan ini fokus utamanya adalah mempelajari proses produksi makanan di pabrik. Silakan baca artikel kami disini. Agribisnis belajar tentang perdagangan hasil pertanian secara luas (Baca disini). Kalau suka makan dan memasak, saya sarankan untuk melirik jurusan kuliner. Untuk mengenal apa saja yang dipelajari dan seberapa serius bidang ini, silakan baca disini dan disini. Semua artikel ini pernah dimuat di Kompas KLASS. Semoga bermanfaat. Sukses selalu.

  • Terima kasih kak buat infonya.saya anak Palembang insya allah saya mau ambil jurusan ini di UGM. tolong bantu doanya yah semoga saya bisa masuk ke Universitas itu amin. Terima Kasih

  • hallo mba.. saya s1 kimia mipa dan punya keinginan untuk ambil s2 ilmu dan teknologi pangan. saat s1 saya ambil konsentrasi biokimia dan tertarik untuk mendalami ilmu pangan walaupun tidak linear dg s1 saya. saya ambil bidang ini karena saya ingin masuk ke perusahaan makanan. yg saya ragukan, bagaimana prospek kerjanya bagi anak s2 yg belum punya pengalaman kerja ditambah lg jurusan s2 yg tidak linear dg s1 ?

    • Teknologi pangan jurusan yang menarik. Konsentrasi Biokimia tentu bermanfaat di jurusan Tek Pangan sebab salah satu materi pokoknya adalah Biokimia Pangan (masih nyambung). Tapi memang ada materi lain yang sama sekali baru seperti misalnya Mikrobiologi Pangan. Minat kuat ke S2 jurusan Tek Pangan tentu sudah langkah besar menuju sukses. Peluang kerja di perusahaan makanan sangat besar. Selain di bagian quality control dan R & D, sesungguhnya sarjana Tek Pangan bisa berkiprah di bagian Marketing perusahaan makanan. Pemahamannya yang mendalam soal proses produksi makanan sangat membantu menghadapi dan meyakinkan pihak lain yang rata-rata adalah perusahaan. Satu catatan, jangan takut pindah ke kota lain untuk mengejar sukses.

        • Kedua bidang ini fokusnya beda. Agroteknologi belajar tentang pengolahan tanah, benih, sampai tanaman membuahkan hasil. Semua tentang bahan mentah. Sedangkan teknologi pangan mengolah bahan mentah menjadi makanan jadi melalui proses manufaktur (pabrik). Soal bisa diterima di tek. pangan di tingkat S2, sebaiknya tanyakan ke universitas yang dituju.

        • Untuk masuk Tek Pangan di tingkat S2 dasar-dasar sains seperti Kimia Pangan, Biologi Pangan, Biokimia Pangan, Mikrobiologi Pangan, dan Ilmu Pengolahan Pangan (Rekayasa Proses Pangan) harus dikuasai. Banyak materi kuliah juga disertai aktivitas lab. Oleh sebab itu mahasiswa yang bukan berlatar belakang sejenis harus mengambil mata kuliah matrikulasi lebih dulu, misalnya program Magister Teknologi Pangan di UGM (http://pasca.tp.ugm.ac.id/info/2014/09/11).

  • bermanfaat nih infonya ! tapi saya mau tanya dong, apa yang masuk jurusan teknologi pangan harus bisa masak?
    sebenarnya saya tertarik masuk jurusan ini karena saya tertarik dengan pelajaran kimia dan biology yang menyangkut tentang kesehatan makanan, tetapi saya sendiri tidak terlalu mahir dalam urusan masak memasak..
    mohon sarannya ! :)

    • Jurusan Teknologi pangan bukan tentang memasak. Lulusannya kerja di pabrik makanan, seperti makanan bayi, mi instan, coklat, permen, biskuit dan lain-lain. Bukan kuliner. Kalau berminat dalam hal kesehatan makanan, ada ilmu gizi. Di luar negeri ada jurusan Dietetics dan Human Nutrition. Di Indonesia banyak universitas membuka jurusan ilmu gizi tapi hanya sedikit yang berakreditasi A. Institut Pertanian Bogor salah satu yang terbaik.

  • trimakasih banyak, info ini sangat baik sekali. tapi saya ingin bertanya nih.. di indonesia universitas yg bagus untuk tekpang apa? dan bagaimana dengan unpas(pribadi). trimakasih :)

  • Trimakasih Bu Ina. Sangat mencerahkan. Putri saya saat ini sudah diterima di jurusan ilmu dan teknologi pangan salah satu universitas negeri di Indonesia. Tulisan bu ina semakin menambah semangat anak saya dan kami orangtua tentunya.

    • Sama-sama. Selamat atas sukses putri anda diterima di perguruan tinggi negeri. Semoga dengan kemantapan hati, belajar jadi lebih menyenangkan dan menambah semangat berprestasi.

  • Mau tau inforemasi sekolah teknologi pangan saya sangat tertarik apabila ada infoemasi baik kuliah atau diploma ataupun pelatihannya dan berapa biayanya. Atas infemasinya saya ucapkan terimakasih.

    • Soal info sekolahnya bisa dicari di website. Yang penting yakin dulu apakah memang jurusan ini yang akan dipilih. Perhatikan juga daftar mata kuliah, kegiatan lab, program magangnya, dan tak kalah penting adalah akreditasinya. Informasi lebih lengkap akan menyusul.

  • kak aku mau nanya nie….kalo ambil teknologi pangan susah gak praktikum di labor nya??dan universitas apa saja yang menyediakan jurusan itu? thxXD

    • Praktikum di lab kurang lebih sama sulitnya dengan di SMA, hanya saja ada lebih banyak praktik lab karena ini kunci memahami ilmunya. Di tempat kerja kelak, aktifitas lab sangat mungkin jadi kegiatan utama lulusan Teknologi Pangan. Banyak universitas menawarkan jurusan ini. Untuk mengetahui akreditasinya., cari saja di BAN-PT (http://ban-pt.kemdiknas.go.id).

  • Halo bu Ina, saya baru kelas 1 sma , saya minta informasi tentang tempat universitas mana saja yg ada pangannya , soalnya saya ingin kuliah ke bagian pangan, terima kasih

  • Selamat malam ibumohon penjelasannya sehubungan dengan anak sy kuliah di FTP -Teknologi Pangan UB smt 4 akan mengambil jurusan. Mohon pencerahannya bu, jurusan mana yg peluang karirnya lebih baik antara jurusan Bioteknologi dan Nutrisi. Apakah benar jurusan Bioteknologi pada saat skripsi membutuhkan biaya yg sangat mahal? Terimakasih atas pencerahannya bu..

    • Fisika masih diperlukan sebab pengolahan pangan menggunakan mesin dan berbagai peralatan. Tapi modal Kimia dan Biologi yang bagus akan sangat membantu. Tunggu infoletter kami untuk edisi Teknologi Pangan.

  • terimakasih infonya kk dan disini sya sdh kls 3 sma dan bentar lgi kuliah nahh di sini kk kan rencan sya ingin ambil ilmu teknologi pagan dan ilmu gizi jdi apa bdanya kk dengan iilmu gizi dan iilmu teknologi dan mna yang lebih bagus prospek kerjanya kk terima kasih sebelumnya kk

    • Kedua jurusan ini menarik dan punya prospek karier yang beragam. Teknologi pangan lebih berorientasi ke industri makanan olahan (pabrik) sedangkan ilmu gizi lebih erat kaitannya dengan kesehatan masyarakat, rumah sakit, dan jasa catering khusus. Keduanya punya prospek bagus, tinggal orientasi kita mau bekerja di lingkunagn seperti apa.

      • Kalau dulu sewaktu saya kuliah di IPB namanya Teknologi Pangan dan Gizi sehingga Ilmu Gizi masuk bagian dari Teknologi Pangan hanya beda di konsentrasi Tugas akhirnya saja, tapi saat ini sepertinya sudah di pisah yang Ilmu Gizi menjadi Jurusan tersendiri dan masuk ke fakultas yg berbeda.

        Prospek :
        Kalau di pemerintah :
        sebuah. Untuk Ilmu Gizi
        1. Di Kementerian Kesehatan di Pusat dan Dinas Kesehatan di Pemerintah Daerah (Pemda)
        2. BPOM
        3. Badan Ketahanan Pangan di Pusat dan Dinas Ketahanan Pangan di Pemda
        b. Untuk Teknologi Pangan
        1. Kementerian Perindustrian dan Perdagangan di Pusat dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan di Pemda
        2. Badan Ketahanan Pangan di pusat dan Dinas Ketahanan Pangan di Pemda.
        3. Balai Penelitian Teknologi Pertanian (BPTP) di Kementerian Pertanian

  • Ibu leni saya mencoba menjawab.symahasiswa ftp tekpeng jg smt 8,mahal tidaknya skripsi itu tergantung topik yg dipilih.tidak jarang mahasiswa mengambil topik skripsi yg keluar minat,namun masih dalam ranahnya foodtech.untuk dpt biaya gratis skripsi meski gak full bisa ikut proyek penelitian dosen.saya jg ikut penelitian dosen,biaya skripsi sy dibiayai dosen meski ada beberapa biaya sendiri.setidaknya lebih ringanlah.anak ibu bs jg sharing ke kakak tingkatnya untuk dpt pencerahan.terimakasih.smg bs memberikan sedikit gambaran ^_^

  • Saya dari kelas 3 sma. Masih bingung mau ambil sbmptn jurusan apa.. Ada yang menyarankan untk ambil psikologi karena jiwa pelayan saya. Saya tertarik dln bidang penelitian, saya orangnya lbh ke perasaan, pengin berhbngan dengan orang banyak, bnyk pengalaman, dan kerjanya nggak disitu situ terus. Kira2 apa ya jurusan yd cocoj buat saya? Terimakasih. .

    • Jurusan Psikologi mungkin cocok, tapi jangan buru-buru ambil kesimpulan ini. Coba cari informasi soal jurusan ini sampai dengan soal karier dan tantangannya. Jurusanku telah menerbitkan Infoletter bulanan. Tiap bulan topik utamanya tentang bidang studi tertentu, salah satunya informasi tuntas tentang prodi Psikologi yang akan terbit bulan Juni 2015. Versi online bisa dibaca di infoletter.jurusanku.com. Versi cetaknya juga bisa dibeli secara online di page tersebut.

  • Saya lulusan d3 farmasi .saat ini sudah bekerja . Namun saya ingin melanjutkan kuliah . Mohon sarannya apakah lebih baik melanjutkan ke farmasi atau ke jurusan lain ? Karena saya juga tertarik ke teknik pangan . Terimakasih ..

    • Tertarik saja ternyata belum cukup. Sebaiknya pertimbangkan 4 unsur ini: Bakat, Gairah, Tipe Kepribadian, dan Values (hal-hal apa saja yang dianggap berharga dalam hidup). Intinya, kalau peta pribadi ini bisa diidentifikasi, selanjutnya masa depan bisa dipetakan dengan lebih mudah. Ini bisa ditempuh lewat Jurusanku Career Test (jurusanku.com/psikotes). Memahami bidang yang diminati berikut peta kariernya juga perlu. Coba buka infoletter.jurusanku.com. Kami sudah menulis edisi Teknologi Pangan secara detail dan gamblang sampai dengan kariernya. Kalau punya internet high speed silakan baca online gratis. Jika ingin membeli majalahnya, silakan beli online. Semoga bermanfaat.

  • Hallo kak, saya sekarang lg bingung menentukan jurusan kuliah. plan A saya psikologi, udah gk ada kesempatan lg. katakanlah gagal. plan B saya konseling, gagal jg, plan C saya ke luar negeri bahasa dan sastra, lg nunggu keputusan keterima atau ngga. nah ini plan D terakhir, saya udah keterima di Teknologi Pangan. saya masih bingung bagaimana proses belajarnya nanti, mohon sarannya kak. terima kasih atas perhatiannya.

  • Assalammualaikum min ..
    saya saat ini sedang semester 2 di jurusan Teknologi Hasil Pertanian..
    Apakah ada perbedaan antara teknologi pangan dengan teknologi hasil pertanian min atau kedua jurusan itu emang sama ??
    makasih sebelumnya

    • Coba baca majalah kami edisi Teknologi Pangan, lalu bandingkan dengan Teknologi Hasil Pertanian. Majalah bisa dibeli secara online di infoletter.jurusanku.com, atau baca gratis secara online.

  • Terimakasih banyak, informasi ini sangat membantu saya.
    Mohon Maaf, saya juga mau bertanya. Jika lulus S1 Jurusan Teknologi Pangan. Untuk meneruskan S2, Jurusan apa saja yang bisa diambil?

    • Pilihan untuk studi S2 banyak. Bagi yang ingin karier lebih tinggi di perusahaan bisa ambil MBA (bisnis). Tapi karena saat ini banyak orang peduli kesehatan, bagi yang ingin konsisten di bidang pangan bisa studi tentang Food Innovation atau yang terkait Health Safety.

  • Ibu lina saya masuk di teknologi pangan tahun ini, namun saya tidak yakin kalo mau melanjutkan ke luar negri, di mana ya bu? Karna citasaya memang di bagian r&d nya

    • Silakan baca majalah JURUSANKU di infoletter.jurusanku.com, pilih yang edisi Teknologi Pangan. Bisa dibaca gratis secara online. Semoga menjawab pertanyaan.

  • Assalamualaikum.. mu nanya bu..
    Bgni memang wktu sekolah sya bukan anak sma. Latarbelakang saya smk akuntansi.
    Pas sya lulus saya coba untuk ikut sleksi beasiswa..dan ternyata lolos.. tp sayang nya sy bru tau kalo jurusan itu di peruntukkan untuk teknologi pangan. Ibaratnya saya lintas jalur. Apakah slama blajar nanty saya akan mendapatkan kesulitan.. karna backround yg berbeda ini.

    • Selama hati senang, tahap penyesuaian diri akan terasa lebih ringan. Namun memang, hampir semua materi kuliahnya beda. Dasar sain seperti Kimia, Kimia Pangan, Biologi, Biologi Pangan, Mikrobiologi dan materi lain yang sarat dengan aktivitas di lab tentu bukan perkara mudah. Saran saya, beli majalah Jurusanku edisi Teknologi Pangan di infoletter.jurusanku.com. atau baca versi online gratis di http://issuu.com/budi3/docs/edisi_teknologi_pangan_web. Pahami sungguh-sungguh sebelum ambil keputusan. Sukses selalu.

  • thank’s admin.ini sangat membangkitkan semangat saya mengenai jurusan yang saya masuki yaitu ilmu dan teknologi pangan.sudah dapat pencerahan mau ke mana setelah selesai menempuh pendidikan di program studi ITP ini.

  • Hallo bu. Salam kenal
    Saya merupakan tipe orang yang tidak terlalu ngeh dengan pelajaran biologi, apalagi bagian menghafal. Tapi saya cukup tertarik dalam jurusan ini. Apa kira-kira saya cocok masuk jurusan teknologi pangan? Dan seandainya di tempatkan dalam sebuah kantor, lulusan teknologi pangan biasanya mendapatkan bagian apa? penelitikah? atau lainnya?
    Terima kasih.

    • Lemah di Biologi bukan berarti sulit memahami. Mungkin Biologi terasa sulit sebab kamu merasa terpaksa menghafal hal-hal yang belum jelas gunanya di masa depan. Untuk lebih dalam tentang jurusan ini silakan baca juga http://jurusanku.com/pangan-dan-karir-gemilang. Versi lengkapnya bisa dibaca di infoletter Jurusanku di infoletter.jurusanku.com (edisi Teknologi Pangan). Versi online nya tersedia gratis. Selamat menjelajah.

  • kak aku bingung bgt milih jurusan tapi gak tau kenapa minat bgt sama tek.pang soalnya pengen wirausaha makanan. setelah aku cari info mata kuliahnya kebanyakan kimia dari pada biologinya sedangkan aku lemah di kima. aku bingung bgt kak ada ketakutan ga bisa ngejalainnya tapi kepengen masuk tek.pang

    • Lemah di Kimia kan bukan berarti gak bisa sama sekali. Memang Tek. Pangan melibatkan Kimia. Tapi Kimia bukan satu-satunya ilmu. Lebih-lebih lagi, materi Kimia yang diajarkan sudah spesifik tentang pangan, bukan Kimia murni. Dengan passion kuat di bidang ini, semua materi kuliah akan terasa lebih mudah dipahami.

  • Kalau saya ambil teknik kimia tapi konsentrasinya ilmu teknologi pagan apa bisa masuk pekerjaanya teknologi pangan? kalau iya bagian apanya?

    • Di pabrik makanan atau minuman. Kalau lulusan Tek. Pangan berurusan dengan kandungan dalam produk makanan, kualitasnya, dan cara mengolahnya, lulusan Tek Kimia berurusan dengan proses memproduksinya secara massal dengan mesin. Di pabrik minuman, apabila proses fermentasi produk tidak berjalan dengan sempurna sehingga produknya cacat, itu urusan orang Tek. Kimia. Insinyur tek kimia paling tahu soal rancangan pabrik dan proses produksinya.

  • Bermanfaat sekali artikelnya. saya kelas 3 SMA mau tanya, saya tertarik pada jurusan tek. Pangan dan gizi kesehatan tapi nilai biologi saya di smstr 4 turun, dn saya pngn masuk jalur SBMPTN. Apakah masih ada peluang bwt saya masuk prodi ini ? Mohon sarannya

  • Permisi kak, saya tertarik dengan jurusan ini, namun sayangnya dahulu jurusan yang sy ambil sewaktu SMA adalah IPS. Sy hanya mendapatkan matkul kimia saat SMA kelas 1 saja. Apakah masih memungkinkan untuk sy mengambil kelas yang bisa membuat sy mengambil jurusan Food Tech? Apakah ada rekomendasi untuk dimana sy bisa mengambil kelas tsb? Terima kasih.

    • Coba saja baca persyaratan di universitas yang dituju. Kadang kala syarat masuknya berlainan. Universitas swasta ada yang menerima mahasiswa Tek. Pangan dari IPS. Tapi perlu diingat, lulusan IPS memang harus belajar ekstra keras untuk mengejar ketinggalan di beberapa bidang yang tidak dipelajari semasa SMA. Kalau punya niat, apapun pasti bisa. Good luck.

    • Beberapa macam peluang lulusan Tek Pangan sudah dibahas di jurusanku.com. Ketik saja kata kunci teknologi pangan agar beberapa artikelnya muncul. Untuk lebih detil lagi, silakan baca juga infoletter kami secara online di infoletter.jurusanku.com (klik edisi Teknologi Pangan)

  • haii kaa
    saya pelajar kelas 3 SMA udah yakin mau melanjutkan ke jurusan teknik pangan, tapi masalah biayanya saya belum tahu apakah mahal atau biasa saja? dan kedepannya akan banyak praktikum yang mengeluarkan banyak biaya atau tidak? terimakasih

    • Benar. Pertimbangan biaya perlu sebelum memutuskan. Jurusan Tek. Pangan di beberapa universitas memang mendorong mahasiswa memamerkan hasil karyanya dengan membuat hasil olahan makanan atau minuman berikut kemasannya. Ini tentu butuh biaya. Soal mahal atau tidak, itu tergantung apa yang diolah.

    • Untuk masuk Tek Pangan di tingkat S2 dasar-dasar sains seperti Kimia Pangan, Biologi Pangan, Biokimia Pangan, Mikrobiologi Pangan, dan Ilmu Pengolahan Pangan (Rekayasa Proses Pangan) harus dikuasai. Banyak materi kuliah juga disertai aktivitas lab. Oleh sebab itu mahasiswa yang bukan berlatar belakang sejenis harus mengambil mata kuliah matrikulasi lebih dulu, misalnya program Magister Teknologi Pangan di UGM (http://pasca.tp.ugm.ac.id/info/2014/09/11).

      • Ass..
        Saya masih SMA ingin masuk kuliah jurusan ilmu pangan
        Apakah peluang masuknya sedikit?
        Dan di universitas mana yang ada jurusan ilmu pangan?
        Trim’s

        • Selain universitas negeri, ada pilihan di universitas swasta. Coba buka situs forlap.dikti.go.id (milik Kemristek Dikti), lalu cari jurusan Teknologi Pangan. Perhatikan juga akreditasinya.

  • Permisi saya mau nanya kalau saya penasaran saya tadinya ingin masuk jurusan memasak tpi saya diberi saran untuk masuk tekpang saya masih bingung apakah dalam tekpang akan lebih banyak belajar teori ataukah praktek ?

  • Hai …

    Saya ingin minta advisenya, saat ini saya sedang bingung apakah mau lanjut S2 ke bagian foodtech karena berkaitan dengan background kuliah S1 saya Kimia Industri, namun karier saya sebagai procurement sudah terbilang cukup lama yaitu 5 tahun, yang pertama sebagai procurement di perusahaan kimia, dan yang sekarang di procurement di bidang manufaktur mesin pangan (teh, cokelat, beras, tepung, dll.). Saya berniat mengambil foodtech karena ada 2 alasan yaitu saya ingin punya skill di bidang procurement yang berkecimpung di food proses, yang mana untuk ilmu procurement tersebut sangat general lingkupnya, jadi saya pingin punya satu bidang yang ahli, dan yang kedua saya dari dulu punya mimpi ingin buka usaha di bidang pangan yang masih ada hubnya dengan kimia. Menurut Bapak/Ibu, apakah masih linear jika saya ambil di foodtech untuk apply S2 beasiswa LPDP, mengingat untuk beasiswa LPDP harus punya reason yang kuat dan integritas antara jurusan yang diambil dan karier ? atau apakah ada saran lain jurusan S2 yang bisa saya ambil yang masih sejalan antara karier dan minat saya ?

    Mohon advisenya..
    Terima kasih sebelumnya

    • Lanjut ke S2 Food Tech pilihan bagus sebab memberikan posisi tawar lebih besar di bidang procurement. Soal linier atau tidak, rasanya LPDP akan mempertimbangkan alasannya. Pengalaman 5 tahun di procurement mestinya layak mereka pertimbangkan. Semoga sukses dengan rencana studinya.

      • Saya lulusan Food Technology , saya bekerja disebuah Perusahaan Swasta PMA yang bergerak dibidang Food And beverage sebagai Staff Reseach and Development ya walaupun gajinya belum seberapa tinggi.Namun berbekal pengalaman kerja sebagai staff RnD saya pindah di perusahaan lain sebagai Quality Assurance di perusahaan yang cukup terkenal Di indonesia.Dan untuk menambah ilmu dan kompetensi saya dan meningkatkan keahlian di bidang ilmu teknologi pangan saya berniat melanjutkan pendidikan dan menacari beasiswa S2 di luar negeri,,,, Yang saya tanyakan apa usia dan jurusan yang linier yaitu Teknologi pangan masih ada /berpeluangkah saya mendapatkan beasiswa lanjut S2 ke luar negeri

        • Beasiswa di luar negeri syaratnya berlainan, ada yg mensyaratkan maksimal usia 40, 42, 45, 55, ada pula yg tanpa batasan usia. Silakan cek ke masing-masing lembaga pemberi beasiswa seperti Erasmus Mundus, Endeavour, Australia Award, LPDP, dan lainnya.

  • Adikku kelas 3 sma,nah kebetulah saya udh di terima di univ i3L jurusan food science,peluang kerja saya di food science itu gimana??trus mengenai food science dan food tech di i3L apakah sudah bagus??mohon balasannya

  • hy,, kak saya mahasiswa jurusan tek pangan semester awal, saya gak terlalu bisa pelajaran kimia sedangkan didalam tek.pangan itu ada pelajaran kimia gmana caranya saya mengatasi itu… terima kasih

  • terimakasih untuk artikelnya, saya mahasiswa tekpang universitas swasta di Salatiga, akreditas progdi kami masih C dan sedang mengajukan kenaikan akreditasi bulan lalu.. kami angkatan 2014 merupakan angkatan pertama, jadi tergolong progdi baru. nah, yg menjadi pertanyaan apakah akreditasi progdi menjadi penilaian utama dalam suatu perusahaan ? mindset saya selama ini, diterima atau tidak itu tergantung dari person-nya, kalau berkualitas ya akan banyak perusahaan yg mencari.. mohon bimbingannya bu :)

    • Memang ada perusahaan yang merekrut lulusan universitas dengan akreditasi A saja. Namun kualitas seseorang tidak hanya dinilai dari situ. Coba manfaatkan Linkedin, lalu tuliskan semua keahlian dan pengalamanmu yang relevan di situ. Banyak orang mendapatkan tawaran pekerjaan lewat Linkedin tanpa pernah mengirimkan surat lamaran.

  • Hai Kak, saya masih kuliah dan saya diwajibkan untuk magang. kalau ingin mencari lowongan magang untuk jurusan food science and technology biasanya posisi perkerjaan yang seperti apa yang ditawarkan? trim

    • Mulai banyak orang menciptakan produk makanan atau minuman unik berskala kecil, misalnya kopi dingin dalam kemasan botol menarik. Setelah menemukan resepnya dan strategi bisnisnya, mereka memproduksinya di pabrik milik orang lain, seperti fashion designer yang memesan ratusan baju desain mereka ke tukang jahit. Setelah jadi, mereka menjualnya ke berbagai cafe, toko, agen, distributor, atau lewat online. Jadi, lulusan tek. pangan memang tidak harus kerja di pabrik.

      • selamat malam bu Ina. Terimakasih atas pencerahaannya mengenai teknologi pangan. saya mau tanya nih bu, di Teknologi Pangan, pelajaran kimia masih dipelajari kah? soalnya nilai kimia saya lumayan kecil dari biologi dan fisika. Terus yang kedua, saya masih bingung nih mba, orang tua saya pengen saya di kedokteran, dan saya emang pengen jadi dokter sejak smp. tapi, di akhir penghujung kelas tiga ini saya minatnya ke teknologi pangan atau komunikasi dan pengembangan masyarakat. menurut bu Ina, apa yang harus saya lakukan?

        • Tek. Pangan butuh kimia sebab ada mata kuliah Kimia Pangan dan Biokimia Pangan terkait proses pengolahan di pabrik. Soal pilihan jurusan komunikasi dan pengembangan masyarakat, pahami dulu masing-masing mengajarkan apa dan peta kariernya seperti apa. Lalu kaitkan dengan minat dan values. Values adalah nilai-nilai yang dipandang penting bagi seseorang, misalnya penghasilan, kedudukan, membantu sesama, kesempatan melanjutkan studi, berteman dengan banyak orang, dll.

    • Website universitas sering tidak memberi informasi yang mudah dipahami. Sebaiknya tanyakan langsung ke fakultasnya. Meskiun belum ideal, situs teknik pertanian UGM lebih jelas.

  • Terimakasih Ibu Ina atas pencerahannya tentang jurusan teknologi pangan. Saya mau tanya bu, apakah prospek kerja teknologi pangan dapat diambil oleh yang berjurusan farmasi? Dan jika dibandingan, prospek mana yang lebih luas antara jurusan farmasi dan teknologi pangan?

    • Jurusan farmasi tidak diajari cara mengolah dan memproduksi makanan atau minuman di pabrik. Dunianya beda dengan teknologi pangan. Kalau bicara farmasi, mesti jels dulu apa yang dimaksud? Farmasi yang mencetak apoteker kah? atau teknik farmasi yang menyiapkan lulusannya bekerja di pabrik obat? Teknik farmasi dan teknologi pangan punya prospek baik. Tentu saja teknologi pangan peluang kariernya lebih luas. Jumlah produsen makanan dan minuman jauh lebih banyak ketimbang pabrik obat.

  • Ka mau tanya saya mau ngambil tek pangan tapi saya ragu takut gak mampu menurut kk sulit banget gak di jurusan ini, terus menurut kk mending ngambil d3 dulu apa langsung s1,

    • Kuliah tidak ada yang gampang. Tapi mereka yang saat SMA tidak pandai pun pada lulus jadi sarjana karena gigih berusaha.
      Bagi pelajar yang lebih paham lewat praktik dibanding langsung belajar teori sebaiknya start dari program diploma. Banyak praktik, sedikit teori. Setelah lulus, untuk lanjut ke S1 lebih mudah memahami materi teori sebab wujud praktiknya sudah dialami (lebih mudah membayangkan aplikasi teorinya).

    • Buka daftar mata kuliah kedua prodi tersebut. Kalau mirip satu sama lain berarti itu prodi yang sama hanya namanya sedikit beda. Kadangkala universitas memberi nama sebuah program studi dengan cara berbeda.

      • Assalamualaikum.
        Saya mahasiswa agro industri semester 2. Saya D3. Dan berniat ingin melanjutkan S1 jurusan teknik pangan. Apa bisa min? Lalu peluang kerja saya bagaimana? Terimakasih

        • Bisa atau tidak tergantung pihak universitasnya. Tiap universitas punya syarat tersendiri. Konsultasikan saja dengan bagian penerimaan mahasiswa.

    • Tanyakan saja pada universitas yang dituju. Namun perlu dicatat, ilmu keguruan di bidang pendidikan biologi beda jauh dengan Teknologi Pangan. Yang satu bertujuan untuk mengajar di sekolah, yang lainnya untuk diaplikasikan ke pabrik makanan dan minuman. Tek Pangan juga banyak membahas Kimia, khususnya Kimia Pangan. Silakan ditelaah kembali rencananya.

  • min…tanya donguntuk jurusan teknologi pangan ini, universitas dalam negeri yang bagus apa aja ya ? baik itu universitas negeri atauapun swasta. mohon infonya dong

  • Hi bu, Saya adalah lulusan agribisnis, ingin melanjutkan master mengambil ilmu pangan, krn saat ini saya sangat tertarik dibidang food tech, namun saya khawatir memilih jurusan ini krn sangat tidak align dengan background s1, mohon pencerahannya apakah hal ini memungkinkan?

    • Memang tidak sejalan. Ada materi kimia, kimia pangan, bio kimia pangan, dan beberapa mata kuliah Food Tech yang belum pernah dipelajari, padahal itu materi pokok.
      Kalau memang sangat berminat, cari univeristas yang bisa menerima. Tapi mengapa tiba2 melirik Food Tech? Apa sudah sesuai profil dan harapan masa depan?

    • Perhatikan ada materi biologi, biologi pangan, biokimia pangan, mikrobiologi pangan, dan beberapa lainnya yang tidak ada di smk analis kimia.
      Lalu perhatikan juga apakah syarat masuknya bisa dipenuhi. Prinsipnya, kalau memang tertarik, menjalani apapun tentu senang dan hasilnya positif.

    • Dasarnya adalah Food Technology alias Teknologi Pangan. Antara lain ada di UGM dan Unibraw. Kalau membandingkan daftar mata kuliah keduanya, ada banyak persamaan.

  • Halo saya ingin memberi sedikit gambaran tentang ITP. Kebetulan saya lulusan prodi ITP salah satu univ negeri (sebenarnya akan wisuda 10 hari lagi).

    Ilmu dan tekno pangan sendiri terdiri dari ilmu pangan (mempelajari sifat fisik, kimia dan biologis bahan pangan, analisis kandungan nutrisi, bahan tambahan pangan, keamanan pangan kimiawi maupun mikrobiologis, dll) dan teknologi pangan (pelajari tekno pengolahan pangan, penyimpanan, dan distribusi). Intinya mah from farm to table.

    Di semester awal pelajaran lebih k mata kuliah umum seperti mtk, kimia, fisika, biologi, bahasa, agama, komputer dll. Setelah itu semakin tinggi semester matkul semakin khusus mengarah k dunia pangan seperti pengetahuan bahan, tekno penyimpanan dan pengemasan, tekno pengolahan, biokimia pangan, keamanan pangan, mikrobiologi pangan, BTM, dan setelah pemilihan minat, kalau dikampus saya, lebih spesifik lagi tergantung minat.

    Minat nutrisi pelajari biokimia nutrisi, pangan fungsional, forensik pangan (fav saya karena praktikum sering analisis kandungan berbahaya pada produk seperti boraks, rodhamin dan zat non food grade), formulasi dan fortifikasi pangan dll. Minat mikrobiologi lebih mempelajari tekno fermentasi alkoholik non alkoholik, tekno susu, mikrobiologi dll. Sementara minat tekno pengolahan mempelajari tekno pengolahan roti, biskuit, susu, Gula, mie, pasta, produk semi basah, pasca panen, fisiologi dll. Dan yang ga kalah serunya adalah kuliah evaluasi sensoris yaitu belajar menjadi panelis semacam QC (quality control) yang menilai suatu produk secara indrawi (kerjaannya kalau praktikum ya nyicip nyicip, ngendus aromadan amati bentuk fisik).

    Yang perlu dicatat adalah d jurusan ini kalian harus siap dengan praktikumnya yg segudang (satu semester bisa sampe 5 praktikum) dan laporan bertumpuk. Tapi justru praktikum ini yang ngangenin apalagi kalau praktikum d lab pengolahan ya sisa bahan bisa pakai masak buat cemilan.

    Mata kuliah nya ga melulu ipa (kimia fisika bio), tapi selain pelajaran umum d smt awal kalian juga akan dihadapi kuliah manajemen industri, ekonomi teknik, riset operasi, satuan operasi, rancob, metode ilmiah, kapita selekta, perancangan unit pengolahan hingga pemasaran dll. So ini jurusan pelajarannya bukan masak masak ya tapi lebih mempelajari penanganan bahan pangan yg tepat mulai sejak panen, pengolahan, pengawetan, keamanan, distribusi hingga sampai k piring konsumen. Seru!!!

    Nah waktu pkl kalian berkesempatan utk belajar d pabrik-pabrik makanan atau bahan pangan seperti perusahaan biskuit wafer dll (semacam garuda food, indofood, bogasari), tepung, Gula, kopi dan teh. Jadi makin seru deh. Semoga gambarannya bermanfaat. terima kasih

    • Terimakasih banyak. Infonya lengkap sekali dan sangat membantu. Akan kami sebarkan pada mereka yang membutuhkan. Selamat atas kelulusannya. Semoga sukses di bidang pangan.

  • kak saya mau nanya, saya tertarik mengambil jurusan tekpang, lalu apakah kimia di tekpang sangat banyak? karena nilai kimia saya kurang bagus. Dan seberapa berpengaruhnya kah kimia dalam tekpang? apakah saya yang kurang bisa dalam kimia bisa mengambil jurusan tekpang?

    • Hampir semua mata kuliah pokok di Tek Pangan terkait Kimia dan Biologi. Meskipun demikian yang bisa sukses di bidang ini bukan hanya mereka yang benar-benar jago di dua mata pelajaran ini. Kuncinya ada pada rasa tertarik (gairah) dan rasa ingin tahu. Dengan dua modal ini seseorang akan berusaha mengatasi keterbatasannya dan berhasil. Sukses selalu.

      • kuliah di teknologi pangan di dominasi belajar biokimia; kimianya bukan kimia hitungan / stoikiometri tapi kimia mengahapal.. Misal kamu belajar tentang Lemak.. harus hapal rumus kimia lemak dan turunannnya. Aspek keteknikannya tidak ada.. ada tapi teoritis.. bukan praktis. Intinya kamu harus kuat menghapal.. dan suka dgn sains / pengolahan pangan.
        Sy lulusan teknologi panngan dari univ negri thn 2000 Sy bisa dibilang orang yg salah pilih jurusan .. Dulu sy kira jurusan ini banyak hitungan .kimia rekayaza. ternyata hampir tdk ada.
        Syukur ada website ini.. calon mahasiswa bisa mencari info ttg jurusan yg akan dipilihnya.
        Teman sy kebanyakan bekerja di bagian QC, R&D, .ada jg yg jadi spv Produksi awalnya. Sedikit yg di bag SalesMkt.
        Sy tdk bekerja di industri pangan. tapi di bagian financemanajemen jasa…; Kuliah sy tdk terpakai. Saran sy ..calon mahasiswa harus meneliti dulu .jurusan yg dipilihnya apakah sesuai dgn passion dan kejiwaannya. Jgn pilih karna jurusan populer

  • siang, sebelumnya saya tertarik dalam mempelajari tingkah laku manusia & kepribadiannya, lebih tepatnya tertarik mempelajari ilmu psikologi.
    sekarang ini saya sedang berkuliah di jurusan teknologi pangan & gizi di salah satu universitas swasta, sebelumnya saya memilih jurusan ini karena sering penasaran dengan cara pembuatan satu produksi makanan dan keterbatasan jurusan kuliah di daerah saya (tidak ada jurusan psikologi di kampus2 terdekat, sementara orang tua melarang kuliah ditempat yang jauh dari rumah), dan karena saat itu anggapan saya makanan yang dikonsumsi juga mempengaruhi cara manusia bertingkah laku,
    jadi apakah menurut admin itu cocok jika saya ingin melanjutkan s2 jurusan psikologi setelah sebelumnya s1 jurusan tek pang?

    • Secara keilmuan tidak ada relevansinya. Lagipula Psikologi di tingkat S2 itu sudah masuk bidang spesialis, misalnya Klinis, Psikologi Industri dan Organsisasi, atau Pendidikan. Tanpa dasar psikologi umum yang kuat saya ragu ini bermanfaat. Lain halnya kalau berencana kuliah Psikologi mulai S1 lagi.

      • Saya dari sekolah SMK .. saya dpt beasiswa Tpi saya dpt jurusan food technologi.. Tpi saya bingung mau d ambil apa nggak soalnya jurusan saya dari SMK otomotif.. jika saya ambil beasiswa ini apa tidakuntuk kedepanya

        • Kalau memang berminat di bidang produksi makanan ambil saja beasiswanya. Tapi kalau tidak minat, hasilnya mungkin kurang memuaskan. Tapi siapa tahu kamu bisa menggabungkan skill di bidang permesinan dengan pengetahuan produksi makanan di pabrik yang selalu melibatkan mesin.

    • Tidak banyak berbeda. Tapi tiap perguruan tinggi selalu punya kekhasan masing-masing. Contohnya IPB punya beberapa prodi di bidang pertanian. Mahasiswa Teknologi Pangan tentu bisa mendapat lebih banyak pengetahuan tentang pengolahan hasil pertanian.

      • kak saya siswa kelas 12 apakah masuk keteknologi pangan harus menguasai saintek seperti biologi,fisika ,kimia dan matematika? masih bisa masuk kami keteknologi pangan dengan sedikit pengetahuan saintek atau hanya mampu saja.mohon bantuannya kak.

        • Tuntutan penguasaan ilmu-ilmu sains nya tentu saja tidak setinggi di prodi-prodi MIPA. Di Tek Pangan banyak kegiatan lab dan praktik. Jadi sifatnya lebih terapan, bukan teoritis.

  • dear admin
    sy awam dgn food tech tp sedang b’keinginan u/ buat usaha minuman kemasan dalam cup (bahan utama sdh ada dlm rencana/bukan yg sdh ada kebanyakan di pasaran) skala IRT. mesin cup sealer sdh ada(mampu mengisi sampe 600 cup/jam). u/ siapa saja yg sekiranya punya basic/paham food tech nya & b’minat kerjasama(MoU bisa di buat sesuai kesepakatan bersama) tlng kontak ke 0813.2248.6756 anto bdg

    Thx so much to admin

  • Saya ingin bertanya, jurusan saya sekarang teknologi hasil pertanian. Apa bisa nanti s2 di teknologi pangan? Karna yang setau saya pelajarannya banyak yang sama, terimakasih

  • Selamat siang kak! Saya lulusan SMK tata boga ,dan sudah gap year selama 3 tahun,, dan Insya Allah tahun depan mau masuk kuliah jurusan teknologi pangan, apakah masih bisa ya saya masuk PTN krn usia saya thun depan 22 tahun? Dan belajar kimia, biologi atau fisika ngga terlalu di ajarkan ketika SMK dulu,, apakah masih bisa sya masuk jurusan? Mohon bantu jawab kak,, terimakasih sebelumnya

    • Tiap perguruan tinggi punya persyaratan sendiri. Coba cari info soal jalur selain SBMPTN dan SNMPTN. Kalau di perguruan tinggi vokasi (kejuruan) batasan ini tidak ada.

  • mbak saya lulusan dari POLTEQ, di sini saya ambil jurusan teknologi pangan dengan konsentrasi teknologi pangan dan gizi, apakah jurusan ini bisa bkrja di instansi pemerintahan bagian pertanian??karena pada saat saya pemberkasan di BKD, pihak BKD mengatakan kalo jurusan teknologi pangan ini tidak sesuai dengan formasi yang saya ambil (formasi DIII Pertanian)
    sekian dan terimakasi

  • kalau tidak ada background kimia biologi.fisika ect. kira bakal lulus kuliahnya tidak atau at last dapat mengikuti masa perkulihaan. terima kasih

      • Jika saya pahamin dari awal visi teknologi pangan hampir sama dengan teknik kimia yaitu mengolah bahan mentah menjadi bahan siap jadi/setengah jadi dengan nilai lebih dalam skala industri, dan kebetulan saya sekarang sedang studi di s1 teknik kimia dengan konsentrasi ilmu pangan. Selain mempelajari ilmu ke teknik kimia an di kampus saya juga dibekali kemampuan lebih ttg ilmu pangan atau ilmu limbah (Universitas Wahid Hasyim)

        • Mungkin benar visinya hampir sama. Hanya saja Teknik Kimia banyak berkutat dengan Rancang Pabrik sehingga banyak berurusan dengan Matematika dan Fisika, sedangkan Teknologi Pangan lebih banyak berurusan dengan Biologi, Kimia, Biologi Pangan, Kimia Pangan, dan sejenisnya.