AKTUARIA
Profesi Langka Incaran Perusahaan Besar

shutterstock_199387946

Kalau ditanya apa profesinya, dan seseorang menjawab dokter, akuntan, pengacara, arsitek, orang pasti langsung mengerti. Tapi kalau jawabnya, “Saya seorang aktuaris”, sebagian besar orang akan merasa asing.

Aktuaria adalah ilmu tentang pengelolaan risiko keuangan di masa yang akan datang. Ilmu aktuaria merupakan kombinasi antara ilmu tentang peluang, matematika, statistika, keuangan, dan pemrograman komputer. Di luar negeri profesi aktuaris termasuk kelompok profesi elit dengan gaji sangat besar. Di dalam negeri pun demikian.

Lahan Garapan dan Peluangnya

Karena bahasan utamanya adalah risiko keuangan, maka aktuaria banyak dibutuhkan di industri asuransi dan bidang keuangan. Obyek garapannya antara lain adalah asuransi jiwa, kesehatan, tunjangan karyawan (tunjangan hari raya, tunjangan anak, tunjangan pendidikan, pensiun, pesangon), manajemen risiko, kebakaran, bencana, dan lain-lain.

Semenjak ada keputusan pemerintah yang mewajibkan setiap perusahaan asuransi mempunyai minimal seorang aktuaris, kebutuhan akan lulusan aktuaria melonjak. Faktanya, sebuah perusahaan asuransi kadang memerlukan beberapa atau bahkan puluhan aktuaris.

Ironisnya, jumlah aktuaris di Indonesia masih sangat sedikit. Terlebih, perusahaan non-asuransi juga membutuhkan tenaga mereka. Saat ini idealnya ada 300 – 400 tenaga aktuaris, namun nyatanya dari 350an anggota Persatuan Aktuaris Indonesia, hanya 150 yang berhak menandatangani laporan aktuaria, yakni mereka yang telah mendapatkan sertifikat FSAI, sedangkan sisanya masih di tingkat Associate, jenjang yang lebih rendah dalam sertifikasi bidang ini. Dalam 3 tahun ke depan, diperkirakan kebutuhan akan aktuaris mencapai angka lebih dari 600 orang.

“Jika hal ini tidak segera diantisipasi, mungkin banyak perusahaan asuransi yang akan mendatangkan aktuaris dari luar negeri, ungkap Dumaria Ph.D., orang Indonesia pertama peraih Variance Prize, penghargaan tahunan untuk karya ilmiah terbaik dalam jurnal ilmiah Variance milik Asosiasi Aktuaris di Amerika Serikat.

Kekurangan Ahlinya

Salah satu penyebab sulitnya mendapat tenaga aktuaria untuk asuransi adalah banyaknya aktuaris yang bekerja di luar perusahaan asuransi. Mereka lebih suka bekerja di perusahaan konsultan aktuaria. Mengapa? Karena peran mereka tidak hanya dibutuhkan di bidang asuransi saja. Industri jasa keuangan lain pun membutuhkan peran sentral mereka. Setiap perusahaan yang mengeluarkan produk berjangka pasti memerlukan aktuaris,” kata Risza Bambang, konsultan aktuaria dari PadmaRadya Aktuaria.

Ada sebuah pengakuan menarik dari Stany Meizard, MHRM., seseorang yang tugasnya merekrut staf di salah satu perusahaan asuransi terkemuka di Indonesia. Dengan adanya peraturan pemerintah di atas, kini perusahaan asuransi terpaksa berebut tenaga aktuaria.

Pernah seorang aktuaris sudah lolos seleksi di sebuah perusahaan asuransi tapi kemudian urung bekerja di sana sebab sudah diterima di perusahaan lain dengan posisi setingkat supervisor dan gaji lebih besar. Hebatnya lagi, orang tersebut belum punya pengalaman kerja. Begitu besarnya kebutuhan industri asuransi sampai sarjana aktuaria yang baru lulus saja diperebutkan banyak perusahaan.

Ujian Sertifikasi

Seorang sarjana matematika atau sarjana aktuaria belum bisa disebut aktuaris kalau belum lulus uji sertifikasi. Karir mereka dimulai sebagai Actuarial Analyst dengan gaji di kisaran 4 – 7 juta sebulan. Setelah lulus 5 mata ujian sertifikasi, mereka naik ke posisi Associate di level ASAI (Associate Societies Actuary Indonesia). Di posisi ini gaji mereka bisa lompat antara 10 -25 juta/bulan. Ketika menjabat Manager Actuary, gajinya sekitar 38 jutaan.

Setelah lulus tingkatan Fellow dengan gelar FSAI (Fellow Societies Actuary Indonesia), posisinya naik ke Appointed Actuary dengan gaji 50 juta atau lebih. Chief Actuary bisa memperoleh gaji setingkat Direktur Utama sebuah perusahaan besar. Tidak tertutup kemungkinan mereka bisa menduduki posisi Chief Financial Officer (CFO) alias Direktur Keuangan.

Vincentius Willianto mengakui, tingkat kelulusan dalam ujian profesi aktuaria ini masih sangat rendah. Pria ramah jebolan Macquarie University, Sydney, ini selanjutnya mengungkapkan bahwa untuk mata ujian Matematika Akuntansi, misalnya, tingkat kelulusan biasanya kurang dari 10%. Sedangkan untuk mata kuliah Akuntansi, tingkat kelulusannya kurang lebih 30%.

Karenanya, beberapa perguruan tinggi seperti ITB, UI, UGM, dan IPB menjalin kerja sama dengan Persatuan Aktuaris Indonesia sehingga lulusan gres dari sana setidaknya sudah menyelesaikan beberapa mata ujian sertifikasi Aktuaria. Jadi sisa mata ujian yang lain bisa ditempuh sambil bekerja.

Memang, tidak ada jalan pintas menuju gaji besar yang ‘wah, namun dengan peta karir yang jelas, peluang menuju sukses jadi lebih pasti.

 

Sumber:

Ina Liem dan Budi Prast: “7 Jurusan Bergaji Besar”, Nadi Inspira Edumedia, 2012.

aktuaria123

 

346 Comments

Click here to post a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

    • Untuk bekerja sebagai aktuaris diperlukan sertifikasi lewat ujian profesi. Peserta ujian bisa berasal dari jurusan apa saja, termasuk Akuntansi. Tapi tentu saja kemampuan matematis sangat penting. Mungkin itu sebabnya kebanyakan aktuaris banyak yang berasal dari jurusan Matematika.

      • Kok bisa lebih menjanjikan dan cepat kalau dr jurusan matematika drpd aktuaria ny sndiri?
        Btw denger2 unpd juga mau buka aktuaria, gmn tuh?
        Mohon pencerahan, pejuang sbm nih

        • Lebih cepat dari matematika daripada Akuntansi, bukan Aktuaria. Soal universitasnya, usahakan memilih yang terakreditasi baik.

          • mohon maaf tapi kan untuk jurusan aktuaria sendiri di indonesia masih tergolong baru , dan pastinya di setiap universitas diseluruh indonesia jurusan aktuaria masih C , jadi kira2 gmna ya

      • Mau tanya klo semisal kuliahnya di jawa tengah ambil matematika tapi belum ada program aktuaria dan lulus.
        Trus ikut tes aktuaria di jogja ugm bisa ga ikut

        • Kalau mau jadi Aktuaris yang diperlukan adalah sertifikat profesi dari Persatuan Aktuaris Indonesia. Lulus dari jurusan apapun boleh menempuh uji sertifikasi ini.

      • Menurut aturan jurusan apapun bisa mengambil ujian sertifikasi Aktuaris. Namun berhubung mata ujiannya sarat dengan hitungan matematika, umumnya yang menempuh sertifikasi ini lulusan Matematika. Jurusan Matematika di beberapa perguruan tinggi seperti UI dan ITB menjalin kerja sama dengan lembaga sertifikasi ini sehingga beberapa mata kuliah di S1 setara dengan mata ujian tertentu untuk sertifikasi Aktuaris.

  • Di sini ada yg jurusan aktuaria? Saya anak jurusan matematika ambil perodi aktuaria, udah semester 6. Butuh wawasan nih, jadi cari teman yg sudah pengalaman, nanti saling berbagi ilmu(sharing). Hehe
    Terimakasih

    • Aktuaria adalah perpaduan ilmu matematika dan keuangan. Karena bagian hitung2annya cukup banyak, sebaiknya kuliahnya lewat Matematika dulu, baru setelah itu menempuh ujian profesi aktuaria. Ada universitas yang membuka jurusan khusus Aktuaria sejak S1, namun tidak semua demikian. Selengkapnya sudah kami tulis di buku 7 Jurusan Bergaji Besar. Bisa pesan di http://shop.jurusanku.com

        • Di beberapa universitas, aktuaria sudah jadi salah satu pilihan bidang konsentrasi. Tapi karena uji sertifikasinya banyak hitungan, umumnya bidang ini diminati para lulusan matematika.

          • Kalau yang terapan, berarti sejak awal sudah diarahkan ke Aktuaria. Kalau murni, di tengah jalan mau pindah haluan masih bisa. Misalnya di tahun ketiga tertarik pada teknologi digital dan ingin lanjut ke Computer Science, Ilmu Matematika murninya masih sangat relevan.

    • Sebaiknya dimulai dengan kuliah di jurusan matematika. Perguruan tinggi seperti UI, ITB, UGM, IPB dan ITS punya kerja sama dengan Persatuan Aktuaris Indonesia sehingga beberapa mata kuliah di kampus disetarakan dengan beberapa mata ujian profesi Aktuaris. Sisanya bisa ditempuh sambil bekerja. Semoga sukses.

        • Tidak ada program studi yang mata kuliahnya disetarakan dengan semua mata ujian PAI. Namun beberapa prodi Matematika di UI, ITB, UGM, ITS, dan IPB menjalin kerja sama dengan PAI sehingga lulusannya setidaknya sudah menyelesaikan beberapa mata ujian sertifikasi Aktuaria. Sisanya bisa ditempuh sambil bekerja.

        • Di beberapa universitas ada jurusan matematika yang punya peminatan di bidang Aktuaria. Biasanya dipilih pada semester ke 5. Tapi ada universitas yang memang membuka prodi Aktuaria. Jadi sejak semester pertama materinya sudah fokus ke Aktuaria.

          • Lha itu lbih mnding mna min? Ambil univ yg aktuari nya d smster 5 atau lngsung ambil univ yg aktuari nya sejak semester awal?

          • Bagi yang sudah sangat mantap ingin berkarier di bidang Aktuaria, langsung ambil prodi Aktuaria memang lebih fokus. Tapi start dari prodi matematika dan statistika memberi pilihan lebih luas. Kalau di tengah jalan minat berubah, dasar ilmu matematika atau statistika membuka jalan ke banyak bidang karier lain yang menjanjikan, misalnya bidang Data Science, Computer Science, Business Analytics, Political Research, dan lain-lain.

  • Selamat siang kak. Saya dari jurusan matematika tp bukan dari ui ataupun itb. Apakah kelak saya bisa ikut ujian sertifikasi mesti perguruan tinggi saya tidak bekerja sama dengan persatuan aktuaris Indonesia? Dan kapan kah biasanya ujian sertifikasi tsb diadakan? Terimakasih

    • Di Indonesia jurusan Aktuaria masih jarang. Umumnya Aktuaris adalah lulusan Matematika atau Statistika yang kemudian menempuh uji sertifikasi. Tanpa sertifikat sebagai Aktuaris, seseorang tidak akan diakui kompetensi profesinya.

  • Mau tanya, bagusan ambil jurusan aktuaria langsung atau ambil jurusan matematika dulu, atau ambil statistika, kalo mau jadi aktuaristerus aktuaris ada s2nya gak di indonesia??

    • Saran saya ambil jurusan Matematika atau Statistika dulu sebab minat bisa saja berubah di tengah jalan. Kedua bidang ini juga bisa jadi pintu masuk ke beberapa karier menarik di luar Aktuaria. Umumnya gelar S1 ditambah sertifikasi sebagai Aktuaris sudah sangat memadai untuk karier di bidang keuangan. Master of Actuarial Practice ada di beberapa universitas, seperti misalnya di Macquarie University, Sydney.

        • Lebih condong ke matematika dan statistika. Itu sebabnya umumnya aktuaris adalah sarjana matematika. Bidang ekonomi dan keuangan dipelajari kemudian.

          • Bisa dilihat dari materi uji sertifikasi Aktuaris seperti di bawah ini:

            Untuk Tingkat Ajun Aktuaris:

            A-10 : Matematika Keuangan
            A-20 : Probabilitas dan Statistik
            A-30 : Ekonomi
            A-40 : Akuntansi
            A-50 : Metode Statistik
            A-60 : Matematika Aktuaria
            A-70 : Teori Resiko
            A-80 : Pendidikan Profesionalisme

            Untuk Tingkat Aktuaris:

            F-10 : Manajemen Aset dan Investasi
            F-20 : Manajemen Aktuaria
            F-31 : Aspek Aktuaria Dalam Asuransi Jiwa; atau
            F-32 : Aspek Aktuaria Dalam Dana Pensiun; atau
            F-33 : Aspek Aktuaria Dalam Asuransi Umum; atau
            F-34 : Aspek Aktuaria Dalam Asuransi Kesehatan

            Semoga ini bisa menjawab pertanyaan.

      • Saya masih kelas 12 SMA kak dan tertarik banget sama profesi aktuaris, lumayan menguasai bidang matematika & pernah beberapa kali ikut OSK-matematika mewakili sekolah, saya ada rencana untuk ngampus di IPB, tolong kasih sarannya donk kak mengenai jurusan yang tepat buat saya, S1 aktuaria IPB bagus gak kak?

  • Min, mau tnya nih tntng Aktuaria. Nah menurut pnjalsan dri admin tdi, saya jadi ingin tahu apakah Aktuaria itu halal dalam hukum Islam nya ? Maaf ya min jika prtnyaan saya salah, tapi saya ingin tahu dan bingung harus bertanya pada siapa.. thx min..

    • Min. Mau tanya nih ttg Aktuaria. Nah menurut pnjalsan dr admin td, apakah Aktuaria halal dalam hukum Islam nya ? Maaf ya min jika prtnyaan saya salah, saya hanya ingin tahu dan bingung harus bertanya pda siapa.. thx min..

    • Aktuaria banyak berhubungan dengan asuransi, pembayaran berjangka, dan sejenisnya. Kaitannya dengan hukum Islam, coba baca artikel ini.
      Kalau berminat mendalami keuangan berbasis hukum Islam, coba gali info tentang Islamic Banking & Finance di sini.. Semoga bisa segera menentukan pilihan.

    • Aktuaria lebih condong ke ilmu Matematika, jadi masuk Sains. Di Indonesia kebanyakan orang mendapat gelar Aktuaris setelah lulus ujian profesi. Rata-rata mereka sarjana Matematika/Statistika yang kemudian menempuh ujian Aktuaria sambil bekerja. IPB telah membuka prodi S1 Aktuaria di Departemen Matematika, FMIPA.

  • Min, kalau mau ambil sertifikasi tentang aktuariis harus bertahap yah? Harus ke Actuarial Analyst dulu baru ke level berikutnya? Kalau iya, untuk ke tahap berikutnya itu butuh waktu berapa tahun? Terima kasih min atas responnya. Semoga bisa cepat :)

    • Ada beberapa mata ujian sertifikasi. Waktu penyelesaiannya tidak dibatasi. Bagi yang mampu lulus setiap kali menempuh mata ujian tentu lebih cepat mendapat gelar profesi Aktuaris. Perlu diingat, ada mata ujian yang tingkat kelulusannya rendah. Artinya banyak peserta yang gagal di beberapa mata ujian tertentu sehingga harus mengulangnya. Itu sebabnya rata-rata Aktuaris memperoleh sertifikasi ini sambil bekerja. Semoga sukses ya.

  • Admin mau tanya, tadi kan admin bilang kalau belum ada sertifikat kompetensi gabakal diakui dan jugaa bilang bahwa beberapa materi ujian aktuaris diambil sambil kerja. Nah yang mau saya tanya, kerjaan apa yang bisa dilakuin sambil mengambil ujian aktuaris dan berhubungan sama bidang aktuaria ini? Makasih

    • Tergantung gelar S1 nya dari jurusan apa? Kalau lulus Matematika S1, lapangan kerjanya banyak. Di bidang aktuaria juga bisa tapi kewenangannya terbatas.

    • Soal ini sebaiknya dikonfirmasi langsung ke ITB. Tapi perlu dicatat, untuk menjadi aktuaris profesional, seseorang harus lolos sertifikasi dari PAI, terlepas dari universitas mana ia lulus.

        • Semua bisa menempuh ujian profesi Aktuaria. Mesti kuat Matematika, Statistika, dan keuangan. Tapi ingat, tingkat kelulusannya sangat rendah alias tidak gampang lulusnya. Saran saya tetap di Teknik Fisika saja sebab peluang karier dan bisnisnya ke depan bagus.

    • Kerjasama dengan PAI artinya beberapa mata kuliah disetarakan dengan sebagian mata uji sertifikasi PAI. Tetapi tidak semua mata uji PAI disetarakan dengan mata kuliah di perguruan tinggi. Jadi setelah lulus dari universitas tersebut, seseorang masih harus menempuh sisa mata uji PAI yang tidak masuk dalam kerjasama dengan universitas.

    • Pertama, lulus S1 dari jurusan Aktuaria bukan berarti seseorang langsung mengantongi sertifikasi profesi sebagai Aktuaris. Ada ujian sertifikasi yang mesti ditempuh. Kedua, tiap negara memiliki sertifikasi sendiri sekalipun dalam beberapa hal memiliki persamaan. Jadi kalau ingin bekerja di Indonesia, lulusan dari negara mana pun mesti ambil uji sertifikasi di Indonesia.

  • Selamat sore min saya berasal dari jurusan matematika Universitas Udayana,, kini saya sedang menempuh s1 saya tetapi bukan di UI,UGM,ITB,ITS,ataupun IPB ,, jadi saya mau minta saran saya kepingin menjadi aktuaris jadi bagaimana langkah2 yang harus saya ambil ? apakah saya harus S2 dulu di 5 univ tersebut atau bagaimana >> mohon pencerahannya admin trimakasih

  • min berhubung skrg un milih salah satu matpel ipa utk jurusan statistika itu lebih cocok ambil fisika atau kimia ya buat un nya

  • maaf sebelumnya, saya masih kelas 10 SMA dri Bali, tetapi menempuh pndidikan prcepatan (2 tahun), sya sangat tertarik untuk mnjadi seorang aktuaris, karena kmampuan matematika sya yg ckup baik, sjak SD kls 4 sya sudah lolos OSP, sya ingin brtanya bagaimanakah info trkait dengan beasiswa (apabila tersedia) untuk masuk prguruan tinggi yg mnjalin kerjasama dengan PAI?, karena perekonomian kluarga sya mnengah k bawah dan minim dkungan untuk kuliah, terimakasih.

    • Usahakan masuk jurusan Matematika di perguruan tinggi negeri. Beberapa menjalin kerjasama dengan PAI. Ujian sertifikasi bisa ditempuh setelah lulus, sambil bekerja. Semoga sukses.

      • Kak mau tanya, setelah lulus dri jurusan aktuaria itu apa kita lngsung dpt kerja? dan tdi katanya klo belum dpt sertifikat dri pai belum diakui kopotensi akutarisnya, trs kerja setelah lulus gimana?

        • Meskipun belum berwenang sebagai aktuaris, peluang kerjanya ada di perusahaan ausransi, pengelola dana pensiun, kantor konsultan Aktuaria, perusahaan yang bergerak di bidang investasi, dan sebagainya.

      • baik pak, makasi banyak sarannyadari sekarang mau saya prsiapkan agar bisa kuliah & dapat bidiksimisi di ipb bogor pak,, doakan saja pak semoga saya brhasil..terimakaasih pak

  • Hai aku rencananya pengen ngambil jurusan Aktuaria untuk tahun 2018. Kalau ngambil jurusan Aktuaria itu yang bakal dipelajarinya di kuliahnya apa? Trus harus persiapan mapel apa gitu supaya nggak kewalahan dan nggak ngerasa salah milih jurusan pas udah masuk jurusan Aktuaria nya nanti?

    • Ilmu aktuaria adalah kombinasi ilmu tentang peluang, matematika, statistika, keuangan, dan pemrograman komputer. Selengkapnya sudah kami tulis di jurusanku.com. Ketikkan kata kunciaktuariadi search engine blog ini.

  • Saya mau tanya, untuk memilih prodi antara s1 matematika dan s1 aktuaria di IPB, kira2 nantinya yang lebih pas dalam menguasai mata ujian untuk lulus di profesi aktuaris bagusnya prodi yang mana ya?

    • Kalau tujuannya sudah jelas untuk jadi Aktuaris lebih baik ambil jurusan Aktuaria sejak S1. Setelah lulus, ada beberapa mata uji yang perlu ditempuh untuk mendapat sertifikasi.
      Jurusan Matematika sifatnya lebih luas. Kelebihannya, dari Matematika mahasiswa punya beberapa pilihan bidang, misalnya bidang komputasi (computer), bisnis (business math), ekonomi (econometrics), keuangan, riset operasi, juga aktuaria. Mantapkan hati dulu, lalu pilih yang paling sesuai. Sukses ya.

      • kak tujuan saya udah jelas mau jadi aktuaris tapi saya masih bingung kak.saya baca kl ada d3 aktuaria. na d3 aktuaria itu gimana kak? apa saya harus masuk d3 akturia dulu baru ke s1? atau langsung ke s1 kak?

        • Actuaris itu gelar protesi. Apapun gelar akademismu, untuk menjadi Aktuaris profesional yang penting lulus semua mata ujian profesi Aktuaria. Bagi saya mau start dari D3 atau S1 sama saja. Bedanya, lulusan D3 sudah bisa kerja di bidang terkait Aktuaria, misalnya di industri asuransi atau keuangan. Nah, sambil bekerja bisa persiapan menempuh ujian Aktuaria. Ini bisa berlangsung 2 atau 3 tahun tergantung ketekunan dan penguasaan materi. Beberapa mata uji harus ditempuh beberapa kali karena memang tidak mudah untuk lulus.

          • Jadi kl mau ambil d3 itu kaya udh bisa kerja di tempat aktuaris gitu ya kak? Tapi blm kaya aktuaris gitu karna blm ujian aktuaria ya kak? Trs d3 aktuaria itu ptn nya dimana aja kak?

          • Betul. Lulus D3 bisa kerja di bawah seorang Aktuaris profesional. Soal kuliahnya dimana, cari sendiri dong. Saran saya, coba search di situs ban-pt.

          • Oiya kak biasanya pihak asuransi atau keuangan nya itu lebih banyak membuka lowongan pekerjaan untuk d3 nya apa s1 ya kak?

          • Di era ini makin banyak perusahaan cari karyawan siap kerja. Itu sebabnya bapak Presiden menyerukan pentingnya perbaikan lulusan kejuruan alias non gelar. Banyak sarjana tidak siap kerja. Ilmunya banyak tapi kemampuan problem solvingnya rendah. Jadi, tidak usah kawatir soal gelar. Kalau kamu menguasai bidang studimu dan tahu apa yang mesti dilakukan di tempat kerja, perusahaan akan berebut.

  • Di salah satu PTN yang saya incar, prodi aktuaria adalah prodi yang baru dibuka. Nantinya, apakah akreditasi prodi ini akan berpengaruh bila saya melamar pekerjaan? Trims.

    • Jurusan ini masih langka. Peluang kerjanya besar sebab lulusannya sedikit. Setelah lulus S1, untuk menjadi aktuaris profesional, seseorang mesti menempuh ujian sertifikasi. Umumnya ditempuh sambil bekerja. Setelah lulus, orang tidak akan tanya akreditasi perguruan tinggi asal.

  • Admin, saya sedang berjuang masuk jurusan matematika, tapi tidak di univ tersebut, adakah hambatan khusus untuk ikut tesnya nanti?

  • Min mau tanya
    Semisal udah sukses dapetin sertifikasi itu, apakah di sebuah instansi hanya melihat sertifikasi itu sebagai materi tunggal yang ada di diri kita ketika melamar pekerjaan ke sana ? Atau ada faktor lain selain sertifikasi, misal IP di atas 3.00 atau pengalamannya di sebuah organisasi ?

    • Ini sertifikat profesi. Artinya si pemegang sertifikat dinilai punya kemampuan profesional di bidangnya alias mumpuni menangani pekerjaannya. Jadi IPK tidak relevan lagi di profesi aktuaria.

  • Min peluang yg lebih besar untuk jadi aktuaris itu dari jurusan matematika atau statistika? Soalnya saya tertariknya dengan jurusan statistika :)

  • Maaf sebelumnya saya masih belum mengerti bagaimana jika semisal setelah lulus dri jurusan matematika di PTN yg sudah bekerjasama dgn PAI. kan materi nya sudaha ada beberapa yg di setarakan. lalu untuk materi ujian sertifikasi yg lain gimana untuk mempelajarinya? lanjut kuliah kah atau bagaimana?

  • Tdi disebutkan bahwa karir aktuaris dimulai sebagai Actuarial Analyst dengan gaji di kisaran 4 - 7 juta sebulan. Setelah lulus 5 mata ujian sertifikasi, mereka naik ke posisi Associate di level ASAI (Associate Societies Actuary Indonesia). Ketika menjabat Manager Actuary, gajinya sekitar 38 jutaan. Setelah lulus tingkatan Fellow dengan gelar FSAI (Fellow Societies Actuary Indonesia), posisinya naik ke Appointed Actuary dengan gaji 50 juta atau lebih. Nah yg saya ingin tanyakan adalah apakah ujian yg dilakukan oleh lulusan s1 dan s2 aktuaria itu sama atau tidak? trus jika lolos ujian posisi mereka ada di karir mana? tolong dijelaskan. Trims

  • Ka sebelumnya kan dijelaskan ilmu aktuaria ini behubungan dengan pemrograman komputer. Nah pemrograman komputef tsb seperti apa contohnya? Tolong dijelasin. Makasih ka.

    • Hitungan matematis yang rumit perlu dimasukkan kedalam komputer agar bisa diotomatiskan. Jadi aktuaris tidak harus mulai hitungan dari awal setiap kali ada kasus baru. Pemrograman juga diperlukan untuk pemodelan matematis. Ini banyak dipelajari di prodi matematika dan statistika.

  • kak , saya kelas 2 sma . mau nnya nih kak, saya lebih baik milih jurusan matematika atau lgsg ke aktuaria? mohon saran terbaik nya ya kak

    • Lulus dari jurusan Aktuaria tidak otomatis membuat seseorang menjadi Aktuaris. Masih ada beberapa mata uji yang harus ditempuh lewat program sertifikasi profesi. Umumnya orang menempuh ujian ini sambil bekerja. Saran saya, kalau kamu sudah paham betul soal profesi Aktuaris dan jenjang sertifikasinya, langsung masuk prodi Aktuaria tidak masalah. Tapi kalau belum mantap dan masih ingin menjelajahi peluang lain berbasis Math, sebaiknya masuk jurusan Matematika dulu. Di tahun ketiga kamu akan tahu bidang apa yang akan dijadikan pilihan. Sukses selalu.

        • Jurusan Aktuaria memang sudah ada, namun lulusannya tidak otomatis bergelar Aktuaris. Untuk menjadi Aktuaris seseorang mesti menempuh ujian sertifikasi profesi dan lulus 10 mata uji. Umumnya orang menempuh ujian ini ketika sudah bekerja. Untuk lolos semua mata uji kebanyakan makan waktu beberapa tahun. Tidak mudah, tapi Aktuaris selalu jadi rebutan.

        • Seorang Aktuaris bisa berangkat dari jurusan Matematika atau Statistika. Setelah lulus baru menempuh uji sertifikasi Aktuaria (silakan buka situs Persatuan Aktuaris Indonesia).

          • Di beberapa universitas negeri, pada jurusan Matematikanya ada beberapa mata kuliah yang disamakan dengan beberapa mata uji pada uji sertifikasi Aktuaria. Jadi ketika lulus S1, total mata uji sertifikasi profesinya lebih sedikit.

        • Kalau start dari jurusan Matematika, pilihan konsentrasinya kelak lebih leluasa. Siapa tahu di tahun ketiga kamu lebih tertarik mendalami computer science atau engineering, atau ekonomi. Setelah S1 bisa lanjut S2 di bidang Computer Science, Teknik, Econometrics, atau lainnya sesuai minat. Kalau sejak awal sudah memilih prodi Aktauria, fokusnya hanya ke bidang ini dan setelah lulus sebaiknya lanjut ke ujian sertifikasi profesi Aktuaria.

  • Jadi gini kak, saya uda kelas 12 nih. Kan saya tertarik banget sama profesi aktuaris, nah tapi saya bingungnya nanti untuk kuliah saya harus ngambil ilmu aktuaria atau matematika atau statistika aja nih?
    Tadi saya juga baca tuh kata kakak kan jurusan matematika sifatnya lebih luas, mahasiswa punya beberapa pilihan bidang kaya ada komputasi, keuangan, riset operasi, trs aktuaria. Nah itu maksudnya gimana?

    • Kalau start dari jurusan Matematika atau Statistika, di semester ke 6 ada pilihan bidang peminatan. Bagi yang belum mantap pilihan kariernya punya waktu 2,5 tahun (dari semester 1 – 5) untuk memutuskan bidang spesialisasinya kelak. Kalau langsung ambil jurusan Aktuaria, kita harus konsisten masuk ke profesi Aktuaria sebab ilmunya sudah sangat spesifik.

  • Kalau untuk mempermudah nanti ketika ujian sertifikasinya, itu lebih baik memilih jurusan langsung aktuaria atau matematika dulu kak?
    Bukannya kalau aktuaria nanti bisa langsung lebih spesifik gitu?

    • Kalau sejak awal sudah mantap dengan bidang aktuaria, sebaiknya langsung kuliah jurusan Aktuaria. Tapi kalau belum, ambil Matematika atau Statistika dulu. Di tengah jalan kalau mau banting setir ke bidang-bidang teknik, quantitative business atau operatios research, dasar ilmunya sudah ada.

  • Min,
    Saya lulusan matematika tapi pendidikan..
    mau ambil ujian profesi aktuari bisa nggak ya?
    Min ada rekomendasi contoh soal + pembahasan buat ujian profesi kah?
    Terimakasih..

  • Jadi, kalau seumpama mau jadi seorang aktuaris, sebaiknya dari awal ambil jurusan aktuaria atau lebih baik matematika untuk persiapan ujian sertifikasi?

    • Kalau memang sudah yakin mau jadi Aktuaris, start bisa dari jurusan Aktuaria. Tapi jurusan Matematika atau Statistika pun bisa dijadikan pilihan. Malahan, di jurusan ini kamu punya kesempatan untuk memantapkan pilihan sebab di tahun ketiga ada beberapa pilihan peminatan di luar Aktuaria seperti misalnya Ilmu Komputer, Telekomunikasi, Elektro, dan sebagainya.

  • Min mau tanya lulusan smk negri bisa gak masuk jurusan aktuaria? Ada yang bilang gak bisa. Tahun ini saya akan tamat dan ingin masuk snmptn jurusan aktuaria. Mohon informasinya

    • Syarat penerimaan mahasiswa bisa berlainan antara universitas satu dengan lain, apalagi di universitas swasta. Seorang Aktuaris bisa berangkat dari jurusan Matematika atau Statistika. Setelah lulus baru menempuh uji sertifikasi Aktuaria.

  • ka mau tanya, kalau s1 ambil jurusan aktuaria, setelah lulus kan harus mengikuti ujian sertifikasi agar bisa bekerja sebagai aktuaris, lalu kebanyakan ambil ujian sertifikasi sambil bekerja. nah pertanyaan saya, untuk lulusan aktuaria yg ingin ujian sertifikasi sambil bekerja itu bisa bekerja dimana ya? kan belum bisa bekerja sebagai aktuaris. terimakasih sebelumnya

    • Bisa bekerja di perusahaan asuransi, konsultan aktuaria, perusahaan investasi, dana pensiun dan sejenisnya sebagai staf. Ini kesempatan bagus untuk persiapan sertifikasi.

  • kak saya kelas 12 sma, insyaAllah tahun ini saya daftar PTN.. Sekedar informasi, saya dari jurusan ips tapi saya sangat sangat tertarik dengan aktuaria tak lepas dari gajinya yang menggiurkan hehehesaya juga baru tahu tentang jurusan aktuaria ini,, ini menjadi cambuk saya untuk mengambil sbmptn saintek.. pdahal yang lumrah itu ipa ngambil ips, nih malah ips ngambil ipa,,, duuhhh…. Ini antar nekat dan gak tau diri kali ya kak hahahah….

    Setau saya ada 4 ptn yang membuka jurusan aktuaria ui ugm ipb itb.. hanya saja cuman 3 yang membuka strata 1 yaitu ui ugm dan ipb…. Untuk ui dan ugm memang bisa terbilang baru kan ka,, karna merekan baru buku jurusan untuk tahun ajaran 2018/2019,, sedangkan ipb sudah dibuka sejak tahun 2016/2017.. saya ingin bertanya kak,, menurut kakak saya lebih ngambil ipb aktuaria yang sudah lama buka atau ngambil ui/ugm yang baru buka???
    mohon sarannya kak,,, ^^

    maaf kepanjangan kan :)

    • Selain mendaftar ke prodi Aktuaria, kamu bisa masuk prodi Matematika atau Statistika dulu. Setelah lulus S1 baru ambil uji sertifikasi profesinya untuk menjadi Aktuaris. Tanpa sertifikasi Aktuaria pun lulusan Matematika atau Statistika banyak dicari perusahaan besar.

        • Matematika bisnis. Tapi matematika murni punya keunggulan lain. Kalau di tengah jalan ingin banting setir ke bidang teknologi komputasi, engineering, atau industri, ilmu murni lebih leluasa diterapkan di aneka bidang.

  • Min kan ada komen yg nanya busa ujian sertifikasi sambil kulih apa engga, kan bisa itu berat ngga ?ngejalaninnya brrti kan setelah lulus kuliah bisa dapet sertifikasi lebih cepet dan kalo di ipb kan udah kerjasama sama PAI itu berarti mata ujian sertifikasi nya di kurangin apa gimana ? Kalo di kurangin di kuranginnya berapa mata uji ?

    Makasih kak .Maaf banyak nanya

    • Di universitas yang sudah bekerja sama dengan PAI ada beberapa mata kuliah yang disamakan dengan mata ujian sertifikasi Aktuaria, tetapi ada syarat nilai minimalnya. Jumlahnya tergantung kerjasama dengan PAI. Berat atau tidak tergantung orangnya. Aktuaria bidang yang menjanjikan, tetapi tidak mudah. Jelas prosesnya lebih lama dan harus dijalani dengan tekun.

  • Kak mohon jjin bertanya. Untuk mendapatkan profesi aktuaria ini, saya ingin memulai kuliah kak. Jadii disarankan memilih jurusan apa yakak? Jurusan matematika atau aktuaria?

  • Min mau nanya dong
    Skrng aku kls 12, aku dapet snmptn dan aku mau coba daftar snmptn nya ke aktuaria ipb
    Sebenarnya aku belum paham tentang lebih baik pilih jurusan matematika dulu baru ke aktuaria/ langsung pilih aktuaria?
    Trus tentang sertifikasi buat kerja, itu dilakukan juga buat yg sedang mengikuti s1 aktuaria?

  • Kak, saya mau mendaftar snmptn jd saya mau ngambil aktuaria, sekarang ini kan ITS sudah membuka jurusan aktuaria, jadi menurut kakak dimana peluang yg besar utk saya diterima?? Di IPB atau ITS ?? Dan apakah alumni sangat mempengaruhi penerimaan kita di suatu jurusan maupun ptn nya kak ??

    • Wah, pemikiran kita sama kak,, dan saya jga binggung,, karna dsklah saya kakak alumninya jarang bahkan tdak ad sepertinya kuliah di IPB atau UTS

  • Min, saya masih kelas 12 dan tertarik dengan jurusan aktuaria ini. Saya mau tanya, kalau misalnya saya sudah lulus S1 dari aktuaria di univ negri yang tertera di atas, apakah saya bisa langsung bekerja sambil mengikuti ujian sertifikasi nya atau bagaimana??
    Kalau bisa, dimana yang memungkinan saya untuk bekerja. Trimakasih

    • Bisa. Perusahaan yang banyak membutuhkan keahlian aktuaria antara lain asuransi, perusahaan pengelola dana pensiun, pengelola investasi, dan konsultan aktuaria.

  • Kak,kalau misalkan saya lulusan s1 aktuaria,tapi saya ingin kerja dahulu sebelum mengikuti test aktuaris,apakah ada pekerjaan untuk lulusan s1 aktuaria yg belum memiliki pengalaman kerja sama sekali? Mohon dijawab kak

    • Bisa, sebagai staf di bidang pekerjaan yang berhubungan dengan keuangan, investasi, perdagangan berjangka, asuransi, dsb. Tapi belum sebagai Aktuaris.

  • saat ujian sertifikasi PAI menggunakan kalkulator tidak min? dan berapa waktu yang digunakan saat ujian? terima kasih

  • apakah untuk bekerja di aktuarian harus lulus 7 mata ujian tersebut bagaimana jika hanya lulus nya 3 mata ujian apakah belum bisa bekerja di aktuarian ?

  • Min, saya mau tanya kalau saya kuliah lewat jalur sbmptn itu saya ambil tes soshum atau saintek?? Mohon bantuannya ya,, terimakasih

    • Tergantung universitasnya. Tapi karena materinya banyak hitung-hitungan rumit, sebaiknya Matematika dikuasai dengan baik.

      • Min. Kerja sama univ tertentu dengan PAI dalam mata pelajarannya terdapat ujian sertifikasi profesi PAI. Hal tersebut hanya dapat sekedar ilmu ujiannya saja. Atau sudah menjalankan ujian sertifikasi sebagian secara sah dan dilanjutkan sebagiannya setelah lulus?

        • Beberapa mata kuliah di prodi yang kerja sama dengan PAI disetarakan dengan mata uji tertentu untuk sertifikasi Aktuaria. Tapi ada syarat nilai minimumnya. Setelah lulus tinggal menempuh mata uji sisanya. Hemat waktu dan biaya.

  • Kalo dari jurusan yang berbeda dari aktuaria ataupun matematika, contohnya farmasi atau statistika. Apakah bisa untuk ikut uji sertifikasi aktuaria?

    • Pada prinsipnya semua boleh mengikuti, namun karena materi ujinya menyangkut hitungan dan keuangan, umumnya yang mendaftar adalah lulusan Matematika atau Statistika.

      • Min mau tanya, saya masih kelas 11 nah saya cukup tertarik dengan profesi aktuaria. Yang mau saya tanyakan, kata mimin diatas kan lebih baik pilih jurusan matematika atau statistika, nah kalau matematika sebaiknya matematika pendidikan atau murni ya? Dan kalau pilih statistika, nanti sambil pekerjaannya apa ya?

      • Min saya mau tanya kan tadi kata mimin lebih baik pilih dulu jurusan matematika atau statistika. Nah, kalau matematika lebih baik matematika pendidikan atau matematika murni?
        Dan kalau jurusan statistika, sambil menunggu, pekerjaan yang tepat apa yah?

        • Kalau tujuannya jadi guru Matematika ya ambil Pendidikan Matematika. Kebanyakan prodi Matematika di universitas kita adalah Matematika Murni, namun di dalamnya ada pilihan bidang peminatan yang sifatnya terapan seperti Komputasi, Aktuaria, Riset Operasi, dll. Lulusan Statistika banyak dicari di berbagai perusahaan dan instansi, termasuk perusahaan e-commerce dan perusahaan online lainnya.

  • Apakah lbh baik ambil matematika dulu? Soalny katany nti matematika kita jadi lebih kuat dah mudah dalam mengerjakan ujian sertifikasi..
    Tapi klo spt itu, nti kita ga dapet wawasan cukup dong ttng akuntansi dan ekonomi?
    Jadi, baiknya gimana ya? Mohon bantuannya

    • Bidang Aktuaria memang memerlukan wawasan tentang akuntansi dan ekonomi, tapi bukan keahlian membuat sistem akuntansi atau meneliti laporan keuangan seperti yang dilakukan Accounting Auditor. Fokusnya lebih pada kemampuan menghitung secara matematis. Jadi saran saya lebih baik lewat prodi Matematika dulu.

  • Min mau tanya, kalau ikut ujian sertifikasi aktuaris itu harus dari A10 atau terserah kitanya?
    Kebetulan saya kan Maba di jurusan matematika pengen jadi aktuaris, nah nanti jurusan matematika peluang kerjanya gimana ya min ketika belum jadi aktuaris?

    • Lulusan Matematika diminati banyak perusahaan di berbagai industri, antara lain pabrik, industri keuangan, layanan logistik, pengelolaan pelabuhan, dan sebagainya.
      Sambil bekerja kamu bisa menempuh ujian sertifikasi Aktuaria. Alangkah baiknya jika pekerjaan pertama memang di bidang-bidang yang ditangani AKtuaris seperti misalnya jasa keuangan, investasi, atau asuransi.

  • loh jadi ini biarpun kita mau masuk di univ yg ada jurusan aktuarianya kita baiknya ttp ambil jurusan matematika dulu? baru ambil jurusan aktuaria?

    • Kalau sudah ada jurusan Aktuaria ya langsung di situ saja. Tapi setelah lulus sebaiknya berkarier di bidang yang sama sebab bekal ilmunya sudah spesifik.

        • Aktuaria itu bidang profesi. Tidak terkait dengan prodi. Memang materinya banyak menyangkut Matematika sehingga umumnya Aktuaris berasal dari prodi Matematika atau Statistika. Tapi uji sertifikasinya tidak mensyaratkan jurusan tertentu.

  • Kak, matematika nya tuh matematika dasar apa gmn? Gaada ttg lingkaran, trigonometri, bangun ruang gitu kan? Hehe

      • Kak,mau tanya saya kan kelas 12 SMK jurusan akuntansi tapi minat kuliah aktuaria,ada kesempatan kan buat masuk fmipa karna prodi aktuari dibawah fmipa? Apa anak smk dibatasi buat masuk fmipa karna saya selama menempuh smk tidak membahas ipa sama sekali,apakah di aktuari tidak membahas ipa? Apakah saya harus belajar ipa hanya untuk masuk lewat sbm nya saja nanti?
        Tolong jelaskan kak,Terimakasih

        • Meskipun prodi Aktuaria tidak mengajarkan Fisika, Kimia, Biologi, tapi kalau mendaftar lewat SBM tentu harus lolos seleksi mata pelajaran IPA. Saran saya, ambil Bimbel khusus untuk menghadapi SBM saja. Tapi kalau mendaftar di univeristas swasta atau di luar negeri, masalah ini tidak ada. Semoga sukses.

  • Min, nanti kalau mau jadi aktuaris, mata kuliah pilihan yang diambil apa yang ada hubungannya sama aktuaria?
    Min dikampus saya di jurusan matematiknya belum ada penyetaraan aktuaris. Apakah masih bisa jadi aktuaris?

  • Mau tanya,kan dibeberapa PTN sudah ada yg bekerjasama dg PAI,kemudian beberapa mata kuliah ada yang disetarakan dengan sertifikasi Aktuaria, apakah ujian sertifikasi di PTN tersebut juga membayar?,kalaupun membayar,apakah Mahasiswa Bidikmisi diberi keringanan dengan tidak membayar biaya tersebut?…Terima Kasih

  • Adik saya lulus SMA tahun ini hendak mengambil jurusan auktuaria apakah peluang diterima auktuaris sama dengan jurusan matematika? Atau lebih besar mkt, jauh lebih besar mtk, sedikit lebih besar mtk, atau seimbang? Butuh info min

    • Kedua prodi ini sangat dicari perusahaan. Selain ilmunya sulit, perusahaan juga kesulitan menemukan orang dengan kemampuan seperti ini.
      Kalau ragu, awali dengan prodi Matematika. Kelak ada bidang peminatan di semester 5 atau 6. Dari sana bisa diputuskan mau mendalami bidang apa.

  • Kalau ambil jurusan matematika di universitas yang tidak ada jurusan aktuarianya tapi kemudian ikut ujian sertifikasi akutaria apakah bisa diakui jadi aktuaris?

  • Maaf kak, saya mau tanya untuk masuk jurusan aktuaria boleh dari Ips ga? Kalo boleh Universitas apa saja yang memperbolehkan anak ips masuk jurusan aktuaria.

      • Ka, kalo anak ips bisa masuk jurusan matematika atau tidak ya? Soalnya kan jurusan matematika dominan untuk anak ipa, saya pengen masuk jurusan matematika tapi masih raguragu

        • Kalau di luar negeri bisa asal lulus tes masuk. Untuk di sini, coba check apa saja syarat masuk di universitas yang dituju.

      • Kuliahnya sama seperti jurusan lain. Yang lama itu waktu yang diperlukan sampai seseorang mendapatkan sertifikat profesi dari Persatuan Aktuaris Indonesia. Jadi setelah lulus sarjana bisa bekerja di bidang yang sesuai dengan ilmu Aktuaria, namun sebelum sertifikat profesi diraih, seseorang belum bisa memegang posisi sebagai Aktuaris.

  • Untuk menjadi aktuaris, admin kan menyarankan mengambil jurusan matematika. Setelah lulus, baru ikut ujian sertifikasi aktuaris sambil bekerja. Mohon info, Min. (1) Contoh profesi untuk lulusan matematika apa ya? (2) Untuk mengikuti ujian sertifikasi, apakah perlu menempuh pendidikan lagi? (3) Kalau saya langsung ambil jurusan aktaria, apakah harus ikutan ujian serifikasi juga? Terimaksih sebelumnya, Min.

    • (1) Lulusan Matematika banyak dibutuhkan di industri manufaktur (pabrik), investasi, perbankan, bahkan di lembaga dunia seperti World Bank yang banyak melakukan studi tentang peta kemiskinan dan pembangunan di berbagai negara. (2) tidak ada keharusan mengikuti pendidikan lagi. (3) Apapun gelar akademisnya, untuk menjadi Aktuaris harus menempuh uji sertifikasi. Semoga sukses.

  • admin, apabila saya ingin menjadi aktuaris namun saya tidak seberapa pandai dalam pelajaran matematika itu bagaimana menurut anda? lalu langkah apa yang harus saya ambil? terima kasih

    • Meraih sertifikasi Aktuaria itu sulit. Tingkat kegagalannya sangat tinggi. Bahkan lulusan matematika pun menganggapnya tidak mudah Aktuaria bukan melulu soal Matematika dan Statistika. Apakah Matematikanya sulit? Ya. Coba saja masuk prodi Matematika dulu dan jajaki peluangnya.

  • Min, mau nanya nih. Admin nyaranin kita yg ingin jadi aktuaris utk menempuh di jurusan matematika. Pertanyaannya, matematika apa? Murni atau yg lainnya? Makasih min

  • Kak, beberapa bulan lagi bakalan daftar snmptn, aku minat ke aktuaria ini, aku gak tau apa harus masuk ke jurusan matematikanya atau langsung ke jurusan aktuaria nya ya?

    • Saya sarankan masuk ke Matematika sebab ilmunya lebih luas. Di semester 5 atau 6 kelak ada saatnya memilih bidang peminatan. Kalau masih berminat jadi Aktuaris bisa pilih bidang ini, tapi kalau tidak, masih ada pilihan lain yang menarik dengan prospek masa depan menarik pula.

  • Izin bertanya kak. Saya sekarang duduk di bangku kelas 12 dan sudah menerima rapor semester 5 saya. Untuk nilai matematika wajib saya dari kelas 10 cukup tinggi, sekitar mulai dari 86, naik ke 93 sampai terakhir kali semester 5 nilai saya 91, sedangkan untuk matematika peminatan sendiri grafik nya terus naik, untuk biologi grafik nya terus naik, fisika cukup melesat di semester 5 ini dari 80 ke 92, dan kimia nya seingat saya nilai tertinggi nya itu 89. Sekolah saya termasuk sekolah yang tidak pelit dg nilai. Kakak kelas saya setiap tahunnya selalu ada yang lulus di ipb dan ada satu orang kakak kelas saya yang lulus di jurusan aktuaria ipb. Setau saya dia melampirkan sertifikat osk astronomi. Jadi apa peluang saya cukup besar ya kak untuk lulus di jurusan aktuaria? Mohon sekali bantuannya kak. Saya mau mencoba jurusan ini lewat jalur snmptn, tapi saya tidak mau membuang kuota snmptn saya kalau memang peluang nya kecil. Terimakasih kak.

    • Saat ini jurusan Aktuaria termasuk yang banyak diincar. Jadi tentu saja persaingannya ketat. Tapi untuk jadi Aktuaris tidak harus kuliah di jurusan Aktuaria kan? Bisa lewat Matematika atau Statistika.

  • Min,lebih bagus ambil jurusan matematika dulu atau langsung ambil jurusan aktuaria? Lalu apabila s1 lulusan aktuaria bisa langsung bekerja atau harus ada sertifikat?

    • Tergantung kebutuhan. Kalau sudah mantap mau jadi Aktuaris, ambil jurusan Aktuaria bisa saja. Jadi ilmunya sejak awal sudah fokus. Tapi bagi yang masih ragu, jurusan Matematika bisa jadi pilihan aman. Di semester 5 atau 6 ada beberapa pilihan bidang peminatan. Bisa saja seseorang yang tadinya ingin jadi aktuaris ternyata malah tertarik pada Ilmu Komputer atau Data Science. Dengan memilih jurusan Matematika, kesempatan untuk banting setir masih banyak.

  • Min, klo misal saya ambil prodi aktuaria di unpad, kan udh kerjasama ama PAI ya, nah di perkuliahannya nanti bakal menempuh sebagian uji profesi PAI juga ga kaya prodi matematika? yg setelah lulus tinggal ikut bbrapa mata uji lagi, atau gaada uji profesi sama sekali waktu kuliah?

  • Min aku mau tanya, aku kelas 11 SMA jurusan MIPA yang tertarik dengan aktuaria tapi aku ga terlalu suka matematika tapi aku jago ngitung dan cepet buat menyelesaikan masalah hitungan (kata temenku), niatnya mau ngambil S1 aktuaria di IPB atau UGM tapi rata-rata nilai rapot (dari semester 1-3) belum sampe 85, kira-kira bisa masuk lewat SNM ga min?

  • untuk lebih mudah dan lebih menjamin untuk menjadi aktuaria jurusan yg dipilih matematika murni atau pendidikan? tolong sarannya kak^_^

  • UGM ada prodi baru yaitu Ilmu AktuariaCuma karena masih baru belum tau tuh lulusannya pada berhasil apa tidakBtw, kalo jadi aktuaris tingkat tinggi tinggal senyum aja kyknya

    • Secara ilmu hitungan mungkin Statistika ya, sebab Aktuaria itu bidang yang banyak berhubungan dengan menghitung peluang.

  • min, mau nanya, dari komen-komen sebelumnya kan lebih bnyk disaranin untuk jurusan matematika, dan statistika. Kalo jurusan pendidikan matematika, apa bisa untuk mengikuti tes profesi aktuaris?

    • Pada dasarnya semua jurusan bisa ikut tes sertifikasi. Hanya saja lulusan Matematika atau Statistika lebih siap, khususnya di beberapa mata uji yang bersifat hitungan. Kalau tujuannya cari income besar, lulusan pendidikan Matematika juga berpeluang punya penghasilan besar lho.

  • Min saya kelas 9 lagi bingung ambil jurusan SMA apa.Tadinya mau IPS ,karna saya merasa penguasaan mtk saya sudah cukup sehingga saya pikir jurusan IPS membahas tentang ekonomi dan nanti ketika kuliah saya ambil jurusan matematika lalu bisa jadi aktuaris.Tapi saya baca komen komen kayaknya aktuaris lebih ke fisika kimia yaa daripada ekonomi.Jadi gimana menurut admin.?lebih baik saya tetap ke jurusan IPS atau ke IPA aja?

    • Coba baca lagi artikelnya. Aktuaria bukan soal fisika dan kimia, lebih banyak ke ekonomi, keuangan, investasi, dan hitungan matematika dan statistik.

  • Kak mau tanya, peluang yang lebih besar untk dapet kerjaan jadi aktuaris itu dari jurusan matematika atau sains aktuaria itu sendiri? Soalnya kan 2 jurusan itu berbeda minat dari sma, kalo MAT dari IPA kalo aktuaria dari IPS. Itu gimana kak kalo mau ambil di SNMPTN nya?

    • Skill dasar yang harus sangat dikuasai seorang Aktuaris adalah Matematika dan Statistika. Setahu saya kedua prodi ini (hanya) menerima lulusan IPA karena tuntutan penguasaan matematikanya sangat tinggi.

  • Min,mau tanya,kan tahun ini itera baru buka aktuaria. Dan itera sendiri akreditasnya masih c, apakah lulusan aktuaria di itera akan susah mencari kerja sebelum ujian profesi aktuaria?

    • Perusahaan besar umumnya mengutamakan lulusan universitas dengan akreditasi A. Tapi peluang selalu ada bagi lulusan universitas seperti itera.
      Lagipula, ada bidang pekerjaan lain yang membutuhkan keahlian matematika.

  • Halo teman teman semua!!!,
    Senang ya lihat antusiame kalian yg ingin menjadi aktuaris.
    Kenalkan saya Nuzulia salah satu aktuaris d perusahaan konsultan aktuaria, lulusan matematika ITB 2017. Jika ingin ke jalur ini harus giat belajar matematika/statistik dan keuangan ya. Apakah memang kalian suka ini? Krna meski Peluang pekerjaan ini memang besar, tp butuh konsistensi dan investasi waktu yg tinggi utk menjadi Actuary. Jadi jangan setengah2 jika ingin mengambil jalur ini hehe. Company juga banyak yg mengambil lulusan aktuaria dr luar negri krna memang mencari kualitas yg terbaik. Jadi mari kita siapkan diri dan bersaing dg sehat ya.
    Dlu saya juga bingung cari jurusan tp saya salut dg kalian semua yg sudh mencari tau sampai detail seperti ini. Semangat dan sukses!!!
    Jika ingin bertanya lebih lanjut semoga saya bisa membatu. Email : lia.affandi@gmail.com, IG : lia.affandi

  • Min, saya rencananya mau ngambil ujian sertifikasi Aktuaris tahun depan. Tahun ini saya rencananya mau ngambil s1 matematika atau s1 statistika di universitas terbuka. Nah, menurut mimin, bagusnya milih statistika atau matematika ya untuk mempelajari materi-materi ujian aktuarisnya??

      • Min, berati kalau s1nya kita ngambil jurusan statiska, klo udh lulus tinggal ngambil ujian sertifikasi aktuaris gitu min????, dan biasanya ujian aktuaris itu gimana min???. Butuh jawaban ya min!.

        • Lulus Statistika bisa langsung kerja di berbagai perusahaan. Untuk uji sertifikasi Aktuaria, silakan buka website Persatuan Aktuaris Indonesia. Syarat dan apa såja yang diujikan ada di sana. Sukses ya.

        • Peluangnya sama saja. Bedanya, beberapa mata kuliah Matematika pada universitas yang kerja sama dengan Persatuan Aktuaris Indonesia diakui sama kreditnya dengan beberapa mata uji pada ujian profesi Aktuaria. Tapi ada syarat nilai minimalnya.

        • Peluangnya sama. Bedanya, di universitas yang punya kerjasama dengan Persatuan Aktuaris Indonesia, ada beberapa mata kuliah di jurusan Matematikanya yang sama dengan mata uji profesi aktuaria. Tapi ada syarat nilai minimal agar dihitung sama dengan mata uji di PAI

  • Halo,kak. Saya mau bertanya. Saya anak IPA kelas 12. Saya mau masuk prodi aktuaria. Selama ini, saya tidak mengikuti olimpiade ataupun perlombaan matematika. Tapi, saya ikut perlombaan ekonomi. Menurut kakak, kalau saya mencoba masuk PTN dengan melampirkan prestasi bidang ekonomi masuk gk y ?

  • mau nanya min kira-kira untuk tahun 2023 baru lulus dari jurusan aktuaria apakah masih banyak perusahaan-perusahaan besar yang membutuhkan aktuaria ?

        • Bisa asalkan siap, termasuk mental. Perlu diketahui, tingkat kelulusan setiap mata ujian PAI sangat rendah. Tidak sedikit peserta yang mesti menempuh satu mata uji beberapa kali.

      • Min lulusan aktuaria ini juga dibutuhkan di dunia industri/perusahaan ? Seperti perusahaan farmasi, baju, sepatu, tekstil dll benar kah? Soalnya saya kirang tertarik jika sudah lulus kerja di perusahaan asuransi

        • Memang aktuaris ahli membuat hitungan risiko berjangka. Hitungan seperti ini umumnya diperlukan di asuransi. Namun keahlian ini juga diperlukan di industri lain.

  • Permisi, dikatakan tadi utk mengambil PAI bisa dpt dari univ apa saja yg berkecimpung di dunia mate atau perhitungan seperti akuntansi atau aktuarianya lgsg. Nah, pertanyaannya apakah yg dari jurusan pendidikan mate bisa ikut mengambil ujian sertifikasi PAI? Terima kasih

    • Uji sertifikasi bisa diambil siapa saja. Tentu saja yang paling siap adalah orang dari jurusan Matematika atau Statistika. Tapi secara prinsip ujian ini terbuka untuk siapa saja.

  • Saya mau tanya, ujian sertifikasi itu wajib atau nggak sih ? Kalau nggak ujian sertifikasi, apakah kita bisa diterima kerja dan jadi apa ? Berapa lama waktu yg dibutuhkan untuk kuliah s1 dan ujian sertifikasi ?

    • Uji sertifikasi tidak wajib. Ujian ini hanya diperlukan kalau seseorang ingin bergelar Aktuaris Profesional. Kewenangan dan prospek karier antara mereka yang punya sertifikat dan yang tidak tentu beda. Kuliah S1 waktunya sama. Lamanya sertifikasi tergantung individunya. Ada yang selesai dalam 3 tahun, ada yang lebih. Ujian bisa ditempuh sambil bekerja.